Showing posts with label Motivasi Wirausaha. Show all posts
Showing posts with label Motivasi Wirausaha. Show all posts

Wednesday, August 29, 2012

10 Tanda Anda Siap Memulai Bisnis Sendiri

Perempuan wirausaha menunjukkan keoptimisan usaha. (sumber: Visualphotos)

Kesiapan memulai bisnis terlihat dalam beberapa tanda.

Ada banyak orang-orang terkenal akan kehebatannya mendirikan sebuah perusahaan. Mulai dari Walt Disney, Donald Trump, hingga Mark Zuckerberg, masing-masing memiliki kisah berbeda, ada yang mendapat pendidikan dulu untuk memulai usaha, ada yang coba-coba, dan lainnya. Tetapi, ada 1 kesamaan mereka, yakni, masing-masing mereka siap untuk mendapatkan kesuksesan itu.

Apa saja tanda-tanda seseorang sudah siap memulai bisnis? Berikut ini 10 tanda yang menurut surat kabar bisnis Business News Daily  seseorang yang berambisi menjadi wirausahawan berhasil:

Tak pernah puas
Orang yang terlahir menjadi wirausahawan mampu menghadapi ketegangan dari berbagai hal yang tak diketahi, mengambil aksi di saat-saat yang penuh ketidakpastian, dan menyukai elemen kejutan.

Sementara orang yang tak punya jiwa berwirausaha selalu memilih sisi aman dan kepastian, yang berisiko menyebabkan perusahaan jarang berinovasi dan ketinggalan zaman.

Orang yang berjiwa wirausaha selalu merasa tertantang dengan ketidakpastian dan ingin menerjang situasi. Ia tak pernah puas dengan satu titik dan selalu ingin mencapai lebih.

Visi kreatif
Melanjut dari poin di atas, karena ingin selalu maju dan berkembang untuk hal-hal baru, ia selalu punya cara baru yang kreatif. Tak pernah bosan bermimpi dan menciptakan tujuan-tujuan baru di dalam otaknya untuk kemudian diupayakan untuk diwujudkan.

Etos kerja superkeras
Bukan berarti tak pernah berhenti bekerja sama sekali, tetapi seorang wirausahawan akan selalu mencoba berkembang kapan pun, di mana pun. Dalam sehari pun bisa bekerja lebih dari 12 jam. Tak masalah baginya, karena ia punya mimpi yang ingin digapai.

Muak bekerja untuk orang lain
Merasa bermasalah dengan perintah dari orang lain adalah salah satu ciri yang menunjukkan kebutuhan untuk bekerja demi perusahaan sendiri.

Buat orang yang berjiwa wirausaha, mereka tak ingin bekerja keras untuk keuntungan orang lain padahal ia bisa bekerja lebih keras untuk keuntungannya sendiri.

Kehausan untuk membuat kemajuan
Seorang wirausahawan sejati akan selalu mencari cara untuk membuat bisnisnya lebih baik, terkenal, dan disukai banyak orang.

Tak takut bertemu kegagalan
Wirausahawan adalah orang yang suka menantang risiko-risik dan selalu siap untuk mengetes ide dan produknya. Gagal juga bukan masalah baginya. Selalu mencoba menciptakan solusi adalah salah satu ciri orang yang siap berwirausaha.

Kemampuan untuk mengatasi masalah
Tak hanya biasa untuk memiliki solusi dari masalah, tetapi orang berjiwa wirausaha cenderung cepat dan tanggap mengidentifikasi masalah sebelum banyak orang menyadarinya, dan siap menciptakan solusi.

Kemauan untuk terlibat langsung
Kemauan untuk ikut terlibat dalam kegiatan paling membosankan atau paling tidak prestisius demi mencapai mimpi adalah sebuah tanda penting dari seorang yang berjiwa wirausaha. Seorang dengan jiwa wirausaha tak akan malu mengerjakan tugas-tugas yang tak terlalu mewah, bahkan ketika ia harus mengepel lantai sekalipun.

Selalu melihat potensial
Selalu mampu melihat hal-hal yang potensial, bahkan ketika banyak yang pesimis. Orang berjiwa wirausaha bisa melihat kesempatan yang banyak dilewati orang.

Mulai di usia muda
Tidak harus menunggu usai kuliah, selesai mendapat uang pertama, atau apa pun untuk mulai berwirausaha. Jiwa wirausaha biasanya sudah mulai berlaku ketika usia muda, bisnis bentuk apa pun yang menghasilkan uang, seperti berjualan makanan kecil di ruang kelas saat waktu istirahat di sekolah.

Penulis: LiveScience/ Nadia Felicia

Tularkan Virus Wirausaha, Hipmi Dirikan Klinik Konsultasi Usaha

SEMARANG, suaramerdeka.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota mendirikan klinik konsultasi usaha di Jl Gombel Lama No 11. Klinik konsultasi usaha tersebut sekaligus difungsikan sebagai sekretariat Hipmi Kota.

Ketua BPC Hipmi Kota Semarang Tino Indra Wardono mengatakan, pihaknya memberi kesempatan luas bagi masyarakat umum yang ingin berwirausaha. Tidak sebatas konsultasi saja, di klinik tersebut nantinya anggota Hipmi akan memberikan pendampingan.

"Siapa saja yang berminat menggeluti kewirausahaan, silahkan datang ke Jalan Gombel No 11. Kami akan memberikan pendampingan bagi yang ingin terjun ke dunia bisnis," katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, dalam waktu dekat akan didirikan Hipmi Perguruan Tinggi (Hipmi PT) Kota. Program tersebut bertujuan menjembatani lulusan perguruan tinggi untuk menjadi wirausaha muda.

Menurutnya, pengangguran terdidik tiap tahun kian bertambah. Hal itu menjadi keprihatinan Hipmi yang bertekad menularkan virus wirausaha. Keberadaan Hipmi PT ini untuk memotivasi para mahasiswa agar bergerak lebih cepat melihat potensi-potensi, peluang-peluang yang besar, sehingga diperlukan tekad, keberanian dan ambisi.

Adanya program mitra dengan kampus ini juga diharapkan bisa menjadi sarana penciptaan wirausaha yang didesain sejak awal sebagai pengusaha baru. "Sehingga ditargetkan munculnya 1 juta pengusaha baru," imbuhnya.
 
Posisi HIPMI sendiri, dalam kemitraan ini akan menjadi model dan spirit dalam menciptakan generasi wirausaha.

Dalam kesempatan itu diserahkan bantuan kerja sama Hipmi Kota dan Dinas Sosial Pemuda dan Olahraga (Dinsospora) Jateng berupa dua paket mesin jahit, mesin obras dan mesin pemotong kain.

Bantuan diserahkan kepada Panti Rehabilitasi Moro Waras dari Mranggen, Demak dan Panti Asuhan Al Karim dari Bangetayu, Genuk.  (Hartatik/CN34/JBSM)

Sumber


Tuesday, August 28, 2012

Gabung dengan Komunitas Paper Model


Penggiat hobi paper model terus tumbuh di Indonesia. Perkembangan ini tak lepas dari kehadiran Paper Replika Indonesia (PeRI), komunitas para penyuka kerajinan tiga dimensi dari kertas itu.

PeRI baru terbentuk tahun 2009 lalu. Kelahiran komunitas ini berawal dari komunikasi para penggemar paper model di forum KasKus untuk berbagi informasi sejak 2007.

Tapi, komunitas ini bukan hanya wadah bagi mereka yang sudah ahli mendesain dan merakit paper model, para pemula pun boleh ikut bergabung. Cuma, bagi pemula yang mau menjadi anggota, PeRI mensyaratkan mereka harus mampu membuat satu paper model dan mem-posting foto hasil karyanya itu di situs www.perikertas.com. “Ini sebagai bukti mereka menyukai dan mampu membuat paper model,” ujar Julius Perdana, salah satu penggagas PeRI.

Saat ini, anggota PeRI juga tersebar di luar Jabodetabek, seperti Medan, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar.

Semenjak berdiri, komunitas ini langsung menggelar pameran di Margonda Plaza, Depok, untuk mengenalkan paper model ke khalayak luas. Lalu, tahun 2009, PeRI mengikuti Pameran Ekonomi Kreatif di Jakarta, serta tampil dalam pembukaan seminar dan workshop paper model di acara IndoComTech 2009.

Tahun lalu, komunitas yang lebih banyak berkomunikasi lewat dunia maya ini mengikuti ajang Urban Fest 2011 di Pasar Seni Ancol. Selain itu, PeRI wilayah Yogyakarta akan menggelar lomba paper craft dalam Festival Komputer Indonesia (FKI) di Yogyakarta pada 12 Juni 2012 besok.

Menurut Julius, tak hanya mengikuti dan menggelar lomba serta pameran, PeRI juga mengadakan pelatihan yang terbuka untuk umum. Salah satunya, Juli mendatang, mereka akan menyelenggarakan pelatihan untuk memperingati Hari Anak Nasional.

Rauf Raphanus, Koordinator PeRI, menambahkan, komunitas ini juga menjadi kendaraan bagi para penyuka paper model untuk mencari penghasilan dari hobinya itu. “Jika mau menjadikan paper model sebagai usaha, komunitas ini sebagai tempat belajar untuk tahu celahnya,” ujar dia.

Sumber

8 Cara Menjaga Kreativitas Tim pada Bisnis Pemula

Ilustrasi team work. merdeka.com/uivercenter.net

Dalam industri yang berkembang cepat, tentunya Anda akan selalu dituntut untuk menjadi kreatif dan semakin kreatif setiap harinya. Apalagi jika Anda menjalankan sebuah perusahaan baru bersama sebuah tim yang Anda bentuk. Bagaimana membuat kreativitas dalam tim terus terjaga dan berguna bagi bisnis Anda? The Young Enterpreneur Council telah mengumpulkan delapan tips dari delapan wirausahawan muda yang sukses, berikut ini.
 
1. Tentukan tim yang hebat - Matt Mickiewicz, 99design
Menjadi tim yang penuh inovasi memerlukan pribadi-pribadi hebat yang sanggup bekerja sama. Jadi, langkah pertama adalah memilih orang untuk bekerja sama. Jika Anda tidak bisa bergaul dengan orang dalam tim Anda, misalkan tidak nyaman keluar bersamanya, lebih baik jangan masukkan mereka pada tim Anda. Ini bisa menyebabkan aura negatif yang mempengaruhi kreativitas dan kinerja tim.

2. Menginformasikan pencapaian - Danny Wong, Blank Label Group
Untuk meningkatkan semangat dalam tim, Anda perlu memberitahukan pencapaian yang sudah mereka raih. Dengan begini, mereka akan merasa berkontribusi dalam kemajuan perusahaan dan memberikan mereka dorongan untuk semakin kreatif.

3. Reaksi berantai - Ben Lang, EpicLaunch
Jika Anda telah mempekerjakan orang-orang kreatif dalam tim Anda dan membutuhkan tambahan pemain, Anda bisa meminta tim Anda untuk mempekerjakan temannya. Orang-orang kreatif biasanya memiliki teman-teman yang sama-sama 'nyentrik' dan penuh ide.

4. Berbagi visi bisnis - Nathalie Lussier, Nathalie Lussier Media
Jika Anda memimpin sebuah perusahaan, akan lebih baik jika Anda berbagi misi atau tujuan perusahaan Anda pada mereka. Saat visi Anda menyatu bersama mereka, maka mereka akan bertindak sesuai dengan jalur yang sudah Anda bagi, dan lebih kreatif daripada hanya mengikuti perintah Anda. Siapa tahu, mereka memikirkan hal menarik yang tak Anda pikirkan sebelumnya.

5. Perkuat kelemahan Anda - Lucas Sommer, Audimated
Temukan area kelemahan Anda dan pekerjakan orang yang berpengalaman dalam bidang itu untuk memperkuatnya. Anda bisa mengajarkan keahlian, namun tak bisa mengajarkan perilaku dan kepribadian. Jadi, hanya pekerjakan orang-orang dengan perilaku dan kepribadian yang sesuai dengan visi organisasi Anda, kemudian ajarkan mereka keahlian yang Anda butuhkan.

6. Tim percobaan - Aaron Schwatrz, Modify Watches
Menjaga lingkungan yang kreatif dan kuat sangat penting bagi tim pemula. Kandidat yang hebat mungkin tak akan cocok dengan tim Anda. Jadi pertama-tama pekerjakan mereka semua dan lihat orang-orang mana saja yang cocok dengan tim Anda.

7. Biarkan tim Anda tumbuh - Brent Beshore, AdVentures
Delegasikan pekerjaan dan percayai tim Anda. Ini dilakukan untuk membuat mereka tumbuh. Pemilik perusahaan baru tidak bisa melakukan semuanya, dan ini malah akan menghambat kinerja tim Anda.

8. Seimbangkan tim - John Hall, Digital Talent Agents
Sangat penting untuk menjaga keseimbangan dalam tim yang Anda bentuk. Memiliki banyak orang yang penuh ide kreatif memang bagus, namun pastikan Anda juga punya orang-orang yang bisa menyelesaikan pekerjaan. Sehingga ide-ide yang dihasilkan tak hanya menjadi peluru kosong yang tak pernah selesai dilaksanakan.

Itulah cara-cara yang disarankan oleh para wirausahawan muda untuk menjaga tim Anda tetap kuat dan penuh kreativitas. [kun]

Entrepreneur Harus Kreatif

Ilustrasi pekerja. merdeka.com/canada.com

Untuk menjadi seorang entrepreneur atau pelaku usaha, tidak bisa hanya diam dan menunggu. Tapi harus kreatif dan direalisasikan dalam tindakan nyata. "Menciptakan sesuatu, itu merupakan pemikiran yang kreatif," kata Founder Mustika Ratu Mooryati soedibyo dalam seminar bertajuk 'Wirausaha Muda Mandiri' di Universitas Buda Mulia, Jakarta, Sabtu (5/5).

Dia melihat, keinginan menjadi wirausaha muda sudah menjadi tren di kalangan generasi muda. Bahkan banyak juga yang bercita-cita menjadi pengusaha muda. Terlebih saat ini pemuda semakin dituntut untuk menciptakan masyarakat yang inovatif dan kreatif.

"Saat ini kewirausahaan telah menjadi daya tarik tersendiri di kalangan anak muda yang bermodalkan ide," katanya.

Menjadi wirausaha, katanya, bukan perkara sulit. "Kunci untuk memulai bukan masalah modal, karena modal bisa dicari, yang penting komitmen bisa dikembalikan. Tapi punya nilai jual, yang berguna," tambahnya.

Moeryati berbagi cerita mengenai usaha yang dirintisnya. Dia memulai usaha saat berusia 45 tahun. Kendati sudah tidak lagi muda, tidak ada kata terlambat untuk memulai bisnis dan usaha. Kuncinya adalah keinginan kuat.

Jika mau dan mampu berwirausaha, generasi muda diyakini tidak perlu bergantung pada orang lain. Tuntutan generasi muda saat ini cukup besar. "Harus mampu mengubah budaya dari mencari kerja menjadi menciptakan kerja," imbuhnya. [oer]

Sumber

5 Bisnis rumahan yang menguntungkan

Ilustrasi blogging. ©shutterstock.com/Jirsak

Siapa bilang ibu rumah tangga tidak bisa menghasilkan uang? Sebab ada berbagai bisnis rumahan yang bisa dilakukan ibu rumah tangga seperti yang dilansir dari Quick Easy Fit (13/08) berikut ini.

Artisan
Artisan merupakan bisnis yang mengandalkan keahlian teknis tertentu. Usaha ini contohnya adalah kerajinan tangan, keramik, atau dekorasi rumah. Untuk pemasaran, Anda bisa memanfaatkan media online agar semakin banyak pelanggan yang tertarik dengan barang maupun jasa Anda.

Blogging
Blogging semakin marak dilakukan dan sudah terkenal mampu membantu seseorang menghasilkan uang. Anda pun bisa melakukan blogging dengan menulis kolom harian, artikel, atau postingan lain yang banyak dicari orang. Ada juga pilihan 'pay-per-click' yang bisa membantu Anda mempercepat pengumpulan pundi-pundi uang.

Tutor
Tidak jauh berbeda dengan guru, Anda dapat mengajar dengan cara memanggil murid datang ke rumah. Pekerjaan tutor ini disebut juga dengan les privat yang tentu saja cukup menguntungkan untuk dilakukan.

Penerjemah
Apakah Anda menguasai lebih dari dua bahasa? Semakin kaya bahasa Anda, semakin banyak pula hal yang bisa Anda dapatkan. Misalnya Anda membuka jasa menerjemahkan. Pekerjaan ini jelas bisa dilakukan di rumah dan tetap menguntungkan bagi Anda.

Toko online
Kegemaran belanja juga bisa jadi alasan untuk membuka bisnis rumahan seperti toko online. Pastikan jenis barang atau jasa yang akan Anda jual. Selanjutnya, Anda cukup melayani kebutuhan pelanggan sesuai dengan apa yang mereka inginkan.

Demikian berbagai bisnis rumahan yang bisa Anda lakukan. Menurut Anda, jenis usaha apa yang paling menguntungkan? [riz]

Sumber

Ingin Berbisnis di Rumah? Ini 7 Jenis Usaha yang Tepat

Dok. Thinkstock

Jakarta - Bagi seorang wanita yang sudah memiliki suami dan anak, biasanya kerap ingin bekerja dari rumah agar ia bisa memiliki waktu lebih untuk keluarga tercinta. Berbisnis di rumah juga bisa menghasilkan keuntungan yang besar. Bahkan, terkadang pencapaian yang didapat bisa melebihi para pekerja kantoran.

Jika Anda ingin sukses menjadi wirausaha tetapi masih bingung kira-kira usaha apa yang cocok untuk Anda tekuni, sebaiknya simaklah tujuh jenis usaha ini yang bisa dikerjakan di rumah tanpa meninggalkan aktivitas Anda sebagai ibu rumah tangga, seperti dikutip dari situs eHow.

1. Pengrajin Tangan
Jika Anda sangat menikmati membuat kerajinan tangan seperti perhiasan, dekorasi rumah atau tembikar, Anda bisa mempertimbangkan hal tersebut untuk sebagai usaha yang akan ditekuni. Memulai bisnis kecil dengan menjual kreasi Anda melalui kerabat dan teman dapat menjadi alternatif. Dijual secara online pun juga bisa dilakukan.

2. Salon
Apakah Anda memiliki bakat dan kemampuan dalam bidang merias wajah, serta menata rambut? Kalau begitu bisa jadi membuka salon adalah usaha yang cocok. Membuka salon tidak perlu menyewa tempat, Anda bisa membuka usaha ini di rumah. Mengingat banyak wanita gemar melakukan perawatan ke salon, maka keuntungan yang didapat nantinya juga terbilang banyak dan sebanding dengan apa yang Anda berikan kepada pelanggan.

3. Guru Privat
Membuka jasa les privat sesuai dengan bidang keahlian Anda juga bisa ditekuni sebagai usaha. Selain waktu yang dikeluarkan tidak terlalu banyak, Anda juga tetap bisa memperoleh pendapatan sendiri.

4. Penulis Buku
Jika Anda gemar menulis, tak ada salahnya mencari pendapatan lewat cerita yang Anda tulis. Jadikanlah cerita tersebut ke dalam sebuah novel. Namun, pastikan pula cerita tersebut menarik untuk dibaca. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan penghasilan yang banyak.

5. Usaha Katering
Apabila Anda gemar memasak, tak ada salahnya menyalurkan hobi Anda ini dengan membuka usaha katering. Modal yang dibutuhkan tidaklah banyak, tetapi yang terpenting adalah Anda perlu mengetahui bahwa makanan yang disuguhkan harus ringan, sehat dan bersih. Untuk promosinya tak perlu susah-susah, gunakanlah strategi promosi lewat internet, aktif mengikuti bazar, dan promosi antar tetangga. Sehingga Anda pun akan mendapatkan banyak pelanggan.

6. Online Shop
Ingin menjual pakaian? tak perlu repot-repot menyewa toko. Anda bisa berjualan di situs jejaring sosial seperti Facebook atau Twitter. Melalui online shop tersebut, maka pembeli akan tersebar di seluruh Jakarta, bahkan luar kota. Penghasilan yang didapat pun juga akan terbilang besar.

7. Instruktur Tari
Mengingat banyak anak-anak maupun remaja gemar menari, maka tak ada salahnya kemampuan menari Anda dimanfaatkan untuk membuka tempat kursus tari. Targetkan siapa muridnya nanti, sehingga Anda bisa menentukan gerakan-gerakan seperti apa yang pantas untuk diajarkan. Ini akan membuat Anda mendapatkan keuntungan yang lumayan. (rma/rma)




Yuk, Tiru 7 Kebiasaan yang Dilakukan Orang Sukses

Dok. Thinkstock

Jakarta - Untuk dapat meraih kesuksesan, setiap orang tentunya membutuhkan perjuangan dan pengorbanan. Sebab, kesuksesan tidak dapat dicapai secara mudah dan gratis.

Tak sedikit orang berhasil untuk meraih kesuksesan tertinggi dalam hidup mereka. Namun, tak sedikit pula yang gagal untuk mencapai apa yang mereka inginkan. Padahal, seseorang bisa sukses karena ia memiliki kebiasaan baik yang selalu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-harinya. Lantas, apa sajakah kebiasaan yang dimaksud? Yuk, simak di sini, seperti dikutip dari Bold Sky.

1. Bangun Lebih Awal
Orang sukses memiliki kebiasaan bangun pagi. Mengapa bisa demikian? Karena bangun pagi dapat memberi mereka waktu lebih untuk belajar atau bekerja. Jika Anda bangun terlambat, maka Anda bisa kehilangan kesempatan untuk menjadi 'orang pertama' yang bertindak dan waktu Anda untuk bekerja pun menjadi lebih sedikit.

2. Gairah dan Profesi
Seni mengubah gairah menjadi profesi merupakan mantra paling dasar untuk sukses. Ada beberapa orang yang telah sukses dengan tidak mengejar gairah mereka. Jadi jika Anda memiliki kebiasaan menulis, Anda harus mengubahnya menjadi profesi ketimbang mencoba untuk memilih menjadi wirausaha yang mungkin dapat memberikan keuntungan yang banyak tetapi tidak sesuai dengan minat Anda.

3. Jaringan
Tak sedikit orang berhasil mencapai kesuksesan dengan cara mengembangkan jaringan yang baik. Apalagi saat ini banyak situs jejaring sosial yang tersedia sehingga mempermudah Anda untuk memiliki jaringan yang luas. Biasanya, orang yang sukses juga selalu dikelilingi oleh teman-teman yang sukses pula.

4. Pengetahuan
Ilmu merupakan modal penting untuk mencapai kesuksesan. Dengan pengetahuan, Anda bisa berpikir jauh ke depan sehingga Anda bisa mulai merencanakan setiap langkah untuk mencapai target yang diinginkan. Semua bersumber dari akal. Jadi sebaiknya milikilah pengetahuan yang luas dari sekarang.

5. Mengelola Waktu
Anda dapat meraih kesuksesan jika Anda bisa mengelola waktu dengan baik. Orang sukses selalu memiliki berbagai macam trik untuk bisa mengelola waktu mereka dengan baik dan benar. Biasanya mereka membuat catatan mengenai jadwal apa saja yang harus mereka lakukan. Sehingga ini menjadi kebiasaan yang paling efektif.

6. Mengambil Risiko
Orang yang suka mengambil risiko dalam hidupnya, berarti dia adalah orang yang dekat dengan kesuksesan. Ingatlah bahwa tidak ada orang yang sukses di dalam hidupnya jika mereka tidak mau berjuang dan berkorban.

7. Perfeksionis
Tentunya Anda sudah mengetahui bahwa kebanyakan atasan memiliki sikap yang perfeksionis. Hal tersebut dikembangkan karena setiap pemimpin mempunyai keinginan untuk mencapai kesempurnaan. Maka dari itu, mereka selalu bersikap perfeksionis di hadapan karyawannya. (rma/rma)

Sumber

Bank Mandiri Sediakan Rp 3,52 Miliar untuk Wirausaha Sosial Muda

Bank Mandiri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Bank Mandiri menyediakan dana hingga Rp 3,52 miliar bagi wirausaha sosial dari generasi muda melalui program Mandiri Bersama Mandiri (MBM) Challenge. Dana tersebut untuk mendorong kewirausahaan yang membuat perubahan sosial.

Menurut Direktur Keuangan Bank Mandiri, Pahala N Mansury, program tersebut merupakan kompetisi untuk wirausaha muda. Pemenang dari kompetisi tersebut akan mendapatkan uang tunai senilai total Rp 320 juta.

"Selain hadiah uang tunai, kami juga sediakan project capital untuk merealisasikan ide bisnis sosial dan dana pengembangan senilai total Rp 3,2 miliar," ujarnya di Jakarta, Senin (13/8).

Pendaftaran kompetisi tersebut dibuka 27 Juli-6 September 2012 dan ditujukan bagi wirausaha yang baru membuka usaha (start up) dan yang sudah menjalankan usaha (semi-established).

Pahala mengatakan, pihaknya menarget 300 pendaftar dari kompetisi tersebut. Dari jumlah pendaftar tersebut akan disaring 20 finalis untuk mengikuti pembinaan. Kriteria penilaian dari kompetisi wirausaha akan melihat seberapa besar dampak usahanya bagi sosial.

Kompetisi tersebut memiliki empat kategori yang dilombakan, yakni pariwisata, industri kreatif, pertanian, dan kelautan. "Kategori itu dipilih karena pemberdayaannya efektif, penyerapan tenaga kerja besar," ujar Pahala.

Program MBM Challenge sendiri merupakan bagian dari program bina lingkungan Bank Mandiri.

Sumber

Butuh modal besar segera, ini solusinya!


JAKARTA. Satu bulan lagi, umat Islam akan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Bagi Ria, kebahagiaan datang tidak hanya karena bisa menjalankan ibadah sebagai seorang muslim, tetapi juga lantaran meraih keuntungan besar dari berjualan kue kering lebaran.

Ya, Ria memang rutin menerima pesanan kue kering menjelang hari raya lebaran atau Idul Fitri. Jumlahnya melonjak hingga mencapai puluhan kali lipat pesanan pada bulan-bulan di luar Ramadan dan Idul Fitri. Ketika awal-awal berbisnis kue kering, kadang, Ria terpaksa menampik sejumlah pesanan lantaran cekak modal. Maklum, kue mesti dibikin dulu, pembayaran menyusul belakangan.

Namun, sejak beberapa tahun terakhir, Ria sudah tahu solusi untuk kebutuhan modal besar dalam tempo singkat tersebut. Singkat cerita, ibu satu anak ini menutup kebutuhan modal tersebut dengan cara menggadaikan koleksi emas batangan bersertifikat Logam Mulia miliknya ke kios Pegadaian. Tahun ini pun, ia menempuh jurus yang sama.

Saat ini, Pegadaian mematok bunga sekitar 1,5% per 15 hari. Ria hanya membutuhkan waktu sekitar 2 bulan - 3 bulan untuk menebus kembali emas batangannya. Baginya, tingkat bunga Pegadaian cukup kompetitif ketimbang menarik dana dari kartu kredit atau kredit tanpa agunan (KTA).

Memang, untuk menarik dana dari kartu kredit, seseorang sebaiknya memastikan terlebih dahulu bisa melunasinya saat jatuh tempo. Itu berarti, perputaran uangnya cuma satu bulan. Jika tidak, ia akan kena tingkat bunga yang tinggi. Sementara, menarik dana dari KTA sudah pasti akan kena bunga tinggi.

Perencana keuangan dari Finansia Consulting Eko Endarto menambahkan, skema gadai emas memang baik untuk sumber pendanaan usaha. “Program gadai itu dibuat untuk tujuan produktif. Artinya, dengan gadai, kita menggunakan dana tadi untuk usaha yang memberikan harapan hasil lebih besar daripada bunganya,” ujarnya.

Eko sangat tidak menyarankan gadai emas dipakai untuk kegiatan yang tidak produktif, apalagi spekulasi. “Sebaiknya hindari!” tandasnya.
 

KRASIDA untuk tenor lebih panjang


Nah, ada kabar gembira bagi pengusaha kecil dan rumahan seperti Ria. Pegadaian, kini, menawarkan program Kredit Angsuran Dengan Sistem Gadai (KRASIDA). Program ini menawarkan bunga 1% per bulan atau sepertiga lebih murah dari gadai konvensional. Program ini sejatinya adalah kredit yang diberikan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan sistem usahanya.

Selain menawarkan bunga lebih rendah, program ini juga memberikan keleluasaan jangka waktu pinjaman. Nasabah bisa memilih tenornya. Ada empat pilihan tenor, yakni 12 bulan, 18 bulan, 24 bulan, dan 36 bulan. Tentu saja, skema ini menarik bagi pelaku usaha yang butuh modal cepat dalam tempo yang relatif panjang. Sebagai pembanding, dalam skema gadai emas biasa, Pegadaian menawarkan tenor per 15 hari, dengan batasan maksimal 120 hari atau empat bulan.

Enaknya lagi, prosedur pencairan dana dalam sistem gadai ini relatif lebih mudah. Bila semua dokumen persyaratan terpenuhi, tak lebih dari dua jam, dana tunai pinjaman sudah bisa nasabah bawa pulang. Persyaratannya juga tidak susah-susah amat, kok. Berdasarkan reportase KONTAN di lapangan, Pegadaian hanya meminta surat keterangan kepemilikan usaha dari kelurahan. Selebihnya, sama seperti persyaratan dokumen gadai pada umumnya.

Direktur Pengembangan Pegadaian Wasis Djuhar mengatakan, tahun ini saja, pihaknya menganggarkan dana sekitar Rp 200 miliar bagi program KRASIDA. “Kami berharap para pengusaha UMKM dapat memanfaatkannya dengan baik,” ujar Wasis.

Sekarang, mari kita lihat skema program KRASIDA milik Pegadaian. Misalnya, Anda ingin mengembangkan usaha dan berniat menggadaikan 100 gram emas bersertifikat Logam Mulia sebagai jaminannya.

Anda tinggal datang ke kantor cabang Pegadaian dengan membawa sejumlah dokumen yang diminta, termasuk surat keterangan dari kelurahan yang menyatakan kepemilikan usaha Anda. Plus, usaha Anda tersebut setidaknya sudah berjalan minimal selama satu tahun.

Berdasarkan hasil reportase KONTAN, Kamis (28/6) pekan lalu, salah satu kantor cabang Pegadaian di bilangan Jakarta Selatan memberikan simulasi sebagai berikut.

Pegadaian awalnya akan menentukan harga taksiran alias harga dasar emas (HDE) versi mereka. Tak disebutkan jelas berapa besar HDE tersebut dari patokan harga PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Namun, pada Kamis lalu, saat harga jual 100 gram emas di Antam dibanderol Rp 49,92 juta, Pegadaian memberikan HDE senilai Rp 48 juta atau 3,85% lebih murah dari harga Antam.

Dari HDE tersebut, Pegadaian memberikan maksimum pembiayaan sebesar Rp 45 juta. Angka ini memberikan gambaran loan to value (LTV) sebesar 93,75%. Namun, dalam brosur Pegadaian terpampang bahwa pembiayaan KRASIDA bisa mencapai 95% dari nilai taksirannya.

Selanjutnya, Anda tinggal memilih jangka waktu pinjaman antara 12 bulan hingga 36 bulan. Di awal, Anda akan dikenakan biaya administrasi sebesar 1% dari nilai pinjaman Anda plus dua buah meterai nominal Rp 6.000 untuk keperluan perjanjian kredit. Biaya administrasi dipangkas langsung dari nilai pinjaman tadi.

Pinjaman minimum yang bisa Anda peroleh sebesar Rp 20 juta dan maksimum Rp 250 juta. Karena pinjaman ini menggunakan metode angsuran, setiap bulan, Anda diharuskan mencicil pokok pinjaman beserta bunganya.


Modal, hingga kini, selalu menjadi kata sakti yang bisa mewujudkan mimpi sebagian masyarakat dalam membangun usaha. Dari mana asalnya? Banyak cara bisa ditempuh. Salah satunya dengan menggadaikan logam mulia dan perhiasan emas.

Yang terbaru, Pegadaian menawarkan program Kredit Angsuran Dengan Sistem Gadai (KRASIDA). Program ini menawarkan bunga 1% per bulan atau sepertiga lebih murah dari gadai konvensional.

Program ini sejatinya adalah kredit yang diberikan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan sistem usahanya.
 

Perhatian arus kas dan biaya-biaya lainnya


Nah, jika Anda berniat mengambil program KRASIDA, maka faktor cicilan per bulan tersebut yang mesti dipertimbangkan. Sebab, itu berarti, si nasabah harus mampu menyisihkan dana saban bulan untuk membayar cicilan. Lain halnya dengan gadai emas syariah di perbankan syariah.

Pada sistem gadai emas syariah di perbankan, nasabah cukup membayar pokok berikut bunga atau biaya gadai yang telah ditentukan pada akhir periode gadai.

Jadi, menurut Direktur Pillar Business Accerator Sonny B. Sofyan, skema gadai syariah ini lebih menguntungkan bagi pengusaha kecil, terutama dari sisi pengelolaan arus kas atau cash flow. “Kalau pengusaha bisa membayar pokok di akhir masa pinjaman, tentu hal itu akan lebih memudahkan,” ujar Sonny, yang juga pendiri lembaga pendampingan UKM Indonesia.

Ambil contoh, Anda menggadaikan emas dengan berat bersih 45 gram dan karatase 21. Setelah dihitung, nilai taksirannya Rp 16.734.375. Nah, lantaran loan to value hanya 85%, maksimal plafon pinjaman sebesar Rp 14.224.218,75. Dikurangi biaya administrasi Rp 45.000, pinjaman bersih yang Anda terima Rp 14.179.218,75. Kemudian, untuk biaya pinjaman selama 120 hari ditetapkan sebesar Rp 870.187,50.

Nah, selama tiga bulan masa pinjaman berjalan, Anda tidak perlu membayar apa pun. Baru pada akhir periode pinjaman atau pas tiga bulan kemudian, Anda mesti membayar pokok pinjaman berikut biaya yang telah ditetapkan. Jadi, total senilai Rp 15.094.406,25. Hitung punya hitung, biaya tadi setara 6,14% atau sekitar 1,53% per bulan.

Merujuk pada hitungan tersebut dan hitungan Sonny, bunga gadai emas biasa maupun KRASIDA yang ditawarkan Pegadaian memang cukup kompetitif. Bahkan, masih lebih rendah dibandingkan dengan tawaran gadai di perbankan syariah.

Mau gadai emas konvensional atau pun syariah, Perencana keuangan dari Finansia Consulting Eko Endarto mengingatkan, agar nasabah memperhatikan bunga pada pembiayaan konvensional atau bagi hasil pada pembiayaan syariah. “Bila bunga terlalu besar, sangat mungkin akan mempengaruhi kinerja usaha mereka,” ujarnya. Nah, jangan sampai, laba habis hanya untuk membayar bunga.

Di samping tingkat bunga, nasabah harus memperhatikan biaya-biaya yang ada dalam skema gadai KRASIDA ini. Salah satu kelemahannya adalah Pegadaian menerapkan biaya penalti yang cukup besar untuk pelunasan lebih awal dari tenor yang telah disepakati.

Nilai penalti bervariasi, merujuk persentase tertentu atas sisa pokok pinjaman nasabah. “Persentasenya tidak bisa disebutkan karena sudah masuk dalam sistem,” ujar salah seorang staf kantor cabang Pegadaian yang menolak disebut namanya. Namun, ia menambahkan, jumlahnya sepertinya tidak akan lebih dari 5% dari sisa pokok pinjaman.

Di luar itu, nasabah harus memperhatikan jadwal pembayaran cicilan. Sebab, terlambat 7 hari saja, nasabah akan didenda sebesar 2% dari jumlah angsuran bulanan. Bahkan, bila sampai terlambat 14 hari, dendanya akan naik menjadi 4%, begitu seterusnya. Tapi, ada maksimum pengenaan denda, yakni 10% untuk 30 hari. Bila lewat dari masa ini, Pegadaian akan melelang barang jaminan Anda. Tentu, Anda tidak ingin emas yang menjadi investasi Anda melayang gara-gara tidak bisa mencicil pinjaman gadai, bukan?

Sebagai catatan, ketentuan gadai emas dalam bentuk Logam Mulia tersebut juga berlaku bagi gadai dengan jaminan emas perhiasan. Kadar emas perhiasan yang diterima sebagai barang jaminan minimal sebesar 70% atau yang memiliki karat tak kurang dari 16 karat.

Nah, sekarang kembali pada Anda, mana skema gadai yang lebih sesuai dengan kebutuhan pendanaan Anda? Jika Anda membutuhkan dana dalam tempo kurang dari tiga bulan, skema gadai emas biasa tentu lebih menguntungkan bagi Anda.

Namun, jika Anda membutuhkan dana untuk keperluan lebih dari satu tahun, KRASIDA bisa menjadi pilihan pendanaan. Tentu, Anda harus menyadari konsekuensi berikut biaya-biayanya. Yang terpenting, Anda sanggup memenuhi kewajiban cicilan bulanan dan pastikan arus kas bisnis Anda tidak terganggu oleh kewajiban membayar cicilan bulanan.

Ada baiknya juga, sebelum mengambil fasilitas gadai di Pegadaian ini, Anda mempertimbangkan dan membandingkan terlebih dulu dengan skema gadai emas di perbankan syariah.
 

Lebih murah di Bank Syariah


Bukan cuma Pegadaian yang menyediakan fasilitas gadai emas bagi masyarakat. Perbankan syariah pun menawarkan fasilitas gadai emas dengan prinsip syariah. Bahkan, gadai emas di perbankan syariah ini sempat ramai ketika harga emas terus menanjak. Ketika itu, ditengarai, nasabah cenderung memanfaatkan produk tersebut untuk kegiatan spekulasi.

Lantaran melihat kecenderungan tersebut, Bank Indonesia (BI) sebagai pengawas perbankan sempat menghentikan praktik gadai emas di perbankan syariah. Setelah menentukan aturannya, kini praktik gadai emas syariah di perbankan syariah sudah kembali berjalan. Nah, seperti apa gadai emas di perbankan syariah?

Pertama, mari kita lihat dari sisi taksiran. Kita ambil contoh praktik di Bank Syariah Mandiri (BSM). Pada Kamis (28/6), BSM menaksir emas bersertifikat Logam Mulia seberat 100 gram senilai Rp 42,5 juta. Itu berarti, hanya sekitar 80% dari harga yang ditetapkan Antam. Padahal, pada hari yang sama, Pegadaian menetapkan nilai taksiran sebesar Rp 45 juta atau sekitar 93,75% dari harga Antam. Nah, dari sini terlihat, nilai taksiran di perbankan syariah lebih rendah ketimbang di Pegadaian.

Kedua, dari sisi plafon pinjaman atau loan to value (LTV). Secara ketentuan, BSM bisa memberikan plafon hingga 90% dari nilai taksiran. Sementara, Pegadaian berani memberikan plafon sampai dengan 95% dari nilai taksiran. “Dengan dasar taksiran yang lebih rendah, pendanaan yang bisa kita ambil dari bank syariah jadi sedikit lebih rendah,” tutur Eko.

Ketiga, dalam hal tenor atau jangka waktu pinjaman. Untuk gadai emas biasa, Pegadaian memang membatasi tenor cuma sampai dengan 120 hari atau 4 bulan. Namun, pada skema KRASIDA, tenor bisa mencapai 3 tahun. Di bank syariah, tenor per periode pinjaman hanya 4 bulan dan bisa diperpanjang selama dua kali periode. “Kami tentu menjalankan apa yang diminta BI,” ujar Hanawijaya, Direktur BSM.

Namun, ia berharap, BI bisa memperpanjang ketentuan tenor tersebut kelak. “Karena di lapangan, banyak pelaku usaha yang membutuhkan dana dengan sistem gadai ini, tetapi waktu yang singkat menjadi kendala bagi mereka,” tuturnya.

Keempat, soal bunga atau bagi hasil. Merujuk hitungan di tulisan utama, bunga di Pegadaian ternyata lebih murah dibandingkan dengan bagi hasil atau biaya penitipan gadai di perbankan syariah.

Kelima, soal biaya administrasi dan pelunasan dipercepat, bank syariah jelas lebih unggul. Sebab, bank syariah hanya menetapkan biaya administrasi di muka dengan besaran sesuai dengan jumlah emas yang digadaikan. Nasabah tidak memiliki kewajiban mencicil pokok dan biaya pinjaman per bulan. BSM pun tidak mengenakan penalti untuk pelunasan yang dipercepat.

Setelah membandingkan skema gadai di Pegadaian dan di perbankan syariah, Anda tentu lebih tahu mana yang paling sesuai dengan kebutuhan pendanaan modal usaha Anda. “Masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan,” tandas Eko.

Nah, selamat berwirausaha dan semoga sukses!