Showing posts with label osteoarthritis. Show all posts
Showing posts with label osteoarthritis. Show all posts

Wednesday, May 16, 2012

What are Bulging Disk and Herniated Disc?

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/05/what-are-bulging-disk-and-herniated.html



The increasing numbers of back problems recently make effect on the several laser back surgeries have to be taken on medical institute. The problems itself might caused by genetic disorders, longevity, several accident impacts or herniated disc. Herniated disc is a kind of back problems caused by the slides of spongy interspersed tissue between spinal vertebrae through its containing wall. Because of it, pain, numbness and tingling would spread among body’s path and it effects on people who get this disease can’t do their activities well. Ordinary activities become more painful and all of the work can’t be done properly.

Unlike herniated disc which was caused by spongy interspersed tissue slides, bulging disk is a kind of vertebrae problems caused by the shifts of the soft tissue between the vertebrae bones outside of the area it should be in. the problem usually occurs in the lower part of the back and may take effect on uncomfortable movement of the back bones. As the body ages, the effect of the vertebrae problems start to be perceived.

In order to cure several back problems above, many medical and clinics institutes often take back surgery. Through bone cutting the soft tissue problems can be fixed, but several metal implant must be put to keep the backbone straighten. It certainly is making some difficulties for certain people. They have to take a rest in several weeks and even more, which make them have to stop their regular activities such as works, cooks or any other activities. The newest technology in curing the bulging disk is using laser back surgery. Through its latest technology which is called laser spine surgeries, offer the easiness procedure. Using laser pointed to the certain point, make back surgery become more effective and efficient. Obviously, having vertebrae problems won’t take elaborated procedure.

Laser Spine Surgery for Cervical Fusion

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/05/laser-spine-surgery-for-cervical-fusion.html



For those who ever have back problems, certainly is effected most of their activities. Not only cause pain and numbness, but it also cause tingling in a whole body’s part. Because of its symptom, neck area can also feel the impact of the symptom. Cervical Fusion which may attack on the back part of the neck as the continuation of vertebrae problems, can also effect on the back’s health. We all certainly know that vertebrae consists of million of neurological system organize well to make activities settled so that cervical fusion must be cured.

The vertebrae or back pain problems certainly caused by compression of a nerve in the spine. Radiculopathy, it usually called is a kind of nerve problems which caused by bone anomaly which give pressures to neuron system inside the spinal cord. The compression on nerve system can make disruption on other important parts or organs of the body itself, such as heart, lungs and also brain. Brain tissue damaged may make other dysfunctional nerve system which could be more dangerous to people’s health. 

There are several medical treatments to cure the problems above, from the natural treatments to the modern ones. Giving massage treatment could be cure the problems, but we have to do it carefully. The wrongfully massage can make the problems go bigger and make more difficult to be cured. The effective one is using laser spine surgery. This newest technology invention has a great advantage. Using laser pointed to certain point make bone cutting isn’t necessary anymore. Without being cut, the spine itself isn’t weakened or compromised by the procedure and also metal implant won’t be needed in the neck and back. This advanced technology and safe techniques make patients have cured in a less time. Obviously using newest curing technology of vertebrae problems can help people solving the symptom.    

Friday, May 11, 2012

Penyembuhan Abnormal pada Patah Tulang.

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/05/penyembuhan-abnormal-pada-patah-tulang.html



Seringkali orang mengobati patah tulang yang dialami melalui jalur non-medis. Banyak faktor yang menyebabkan pasien lebih memilih melakukan pengobatan atau penyembuhan patah tulang lewat jalur alternatif, antara lain faktor biaya dan proses penyembuhan.

Namun ada beberapa hal yang sebaiknya menjadi pertimbangan sebelum memilih penyembuhan patah tulang lewat jalur alternatif, antara lain jenis patah tulang yang terjadi. Pada patah tulang yang tergolong berat, seperti patah tulang terbuka dengan mempunyai lebih dari satu patahan serta disertai banyaknya bagian sendi yang patah, hendaknya pengobatan medis bisa dijadikan pertimbangan. Sebenarnya fraktur/patah tulang dapat sembuh dengan sempurna.

Beberapa faktor yang mempengaruhi proses penyembuhan pada fraktur/patah tulang adalah:

  • Umur pasien.
  • Lokasi patah pada tulang.
  • Jenis atau konfigurasi patah tulang.
  • Pergeseran yang terjadi pada tulang.
  • Kondisi pembuluh darah pada sekitar tulang yang patah.
  • Lamanya immobilisasi/pasien dikondisikan tidak bergerak.
  • Infeksi yang mungkin terjadi.
Apabila fraktur/patah tulang yang terjadi tidak segera ditangani dengan baik dan benar, maka proses penyembuhan patah tulang tersebut akan mengalami abnormal atau kelainan.

Beberapa jenis penyembuhan abnormal pada patah tulang adalah:

Malunion.

Malunion adalah suatu keadaan dimana tulang sembuh pada saatnya dalam keadaan tersebut, namun terdapat kelainan bentuk pada tulang.

Kelainan yang terbentuk antara lain:

  • Angulasi atau membentuk sudut.
  • Memutar atau terjadi rotasi pada sambungan tulang.
  • Pemendekan tulang atau pincang.
  • Nyeri pada tulang.
  • Keterbatasan gerak sendi.
Delayed union.

Delayed union adalah suatu keadaan dimana patah tulang tidak sembuh setelah selang waktu 3-5 bulan. Penyebabnya adalah tidak segera mendapat pengobatan, begitu terkena patah tulang.

Gejala delayed union adalah:

  • Nyeri ketika bergerak.
  • Nyeri ketika berjalan dan beraktifitas walaupun tidak berat.
  • Pembengkakan pada tulang yang patah.
  • Kelainan bentuk pada tempat terjadinya fraktur/patah tulang.
Nonunion.

Non union adalah suatu keadaan dimana patah tulang tidak sembuh setelah 6-8 bulan dan tidak didapatkan kosolidasi, sehingga terjadi pseudoarthrosis atau sendi palsu. Pseudoarthrosis bisa terjadi tanpa atau dengan infeksi. Pasien mungkin tidak merasakan nyeri, namun terjadi gerakan abnormal dari patah tulang yang membentuk sendi palsu. Biasanya dokter akan melakukan tindakan koservatif atau operatif yang resikonya lebih besar daripada merawat patah tulang sejak awal.

Yuk, Kenali Jenis Fraktur/Patah Tulang

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/05/yuk-kenali-jenis-frakturpatah-tulang.html



Fraktur atau patah tulang adalah suatu keadaan dimana kontinuitas tulang terputus atau bisa juga diartikan setiap retakan atau patah pada tulang yang utuh. Seringkali orang salah mengartikan patah tulang dengan terkilir, walaupun terkadang gejalanya memang mirip.

Beberapa gejala patah tulangadalah:

  • Terasa nyeri saat tulang ditekan.
  • Apabila diraba, terdapat benjolan yang mungkin disebabkan karena jaringan yang rusak.
  • False movement atau pergerakan tulang yang salah, yang seharusnya tidak bisa dilakukan pada kondisis normal.
Ada beberapa jenis patah tulang, yaitu:

Patah tulang terbuka.

Patah tulang terbuka ditandai dengan adanya/munculnya tulang ke permukaan kulit dan berhubungan dengan dunia luar.

Gejala patah tulang terbuka adalah:

  • Perdarahan mengalir terus menerus.
  • Keluarnya butiran lemak dari permukaan kulit. Butiran lemak ini berasal dari sumsum tulang yang keluar dari kulit.
Penanganan patah tulang terbuka adalah:

  • Penanganan harus hati-hati karena lebih rawan infeksi.
  • Bebaskan jalan napas penderita dengan cara melonggarkan pakaian serta sabuk ataupun dasi yang mungkin menghambat jalan napas.
  • Pastikan bagian yang patah tidak ditekuk atau tertekuk.
  • Usahakan memberikan traksi atau tarikan agar bagian tulang yang mencuat keluar dapat masuk, misalnya patah tulang paha. Traksi dapat dilakukan melalui ujung jari kakinya.
  • Jika berhasil, tutup bagian yang luka dengan kain kasa, lalu dipasangkan bidai.
  • Usahakan bagian tulang yang patah tetap lurus, walaupun pasien diangkat atau dipindahkan.
Patah tulang tertutup/simpleks.

Patah tulang tertutup adalah kondisi tulang patah atau retak, namun tidak tampak dari luar kulit.

Gejala patah tulang tertutup:

  • Rasa nyeri apabila tertekan atau teraba.
  • Timbulnya benjolan pada permukaan kulit, yang tidak sama dengan lebam. Lebam biasanya berwarna agak gelap, sedangkan pada patah tulang, benjolan berwarna merah.
Penanganan patah tulang tertutup:

  • Tindakan ABC/airway, breath, circulation dengan cara melapangkan jalan napas pasien.
  • Pemasangan bidai pada tulang yang patah dengan tujuan mengurangi pergerakan berlebih pada tulang yang patah.
  • Bidai yang terpasang harus melewati 2 sendi, misalnya patah tulang pada tulang kering, maka pemasangan bidai harus melewati lutut dan pangkal paha.
Patah tulang comminuted.

Patah tulang comminuted adalah patah tulang yang terjadi akibat tergilas atau tenaga yang sangat hebat.

Gejala patah tulang comminuted adalah:

  • Retakan banyak terjadi pada bagian tulang.
  • Pecahan tulang yang menyebar menyebabkan rusaknya jaringan atau pembulu darah.
Patah tulang kompresi.

Patah tulang kompresi adalah patah tulang atau retakan yang disebabkan oleh tulang tidak mampu menyokong suatu beban. Patah tulang ini biasanya disebabkan karena osteoporosis atau kerapuhan tulang dan kebanyakan menyerang perempuan.

Patah tulang avulsi.

Patah tulang avulsi adalah patah tulang yang disebabkan kontraksi otot yang kuat, sehingga bagian tulang tempat melekatnya tendon/jaringan otot tertarik. Biasanya sering terjadi pada olahragawan yang mengangkat beban terlalu berat.

Patah tulang patologis.
Patah tulang patologis adalah patah tulang yang disebabkan kerapuhan tulang, karena terserang kanker yang telah tumbuh ke dalam tulang. Kerapuhan tulang yang terjadi bisa memicu fraktur/patah tulang.

Monday, April 16, 2012

Nyeri Punggung Bawah

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/04/nyeri-punggung-bawah.html



Nyeri punggung merupakan suatu penyakit yang umum menyerang kebanyakan orang, terutama pada usia manula yang bisa menyerang setiap harinya. Beberapa penderita mengalami serangan rasa sakit yang parah di punggung bawah. Menurut data, satu dari lima kunjungan ke dokter dilakukan dalam upaya untuk mengobati rasa sakit hebat yang terasa di punggung bawah.

Di Amerika Serikat, sekitar satu dari sepuluh orang yang mengalami sakit luar biasa di bagian bawah punggung mereka, memiliki kondisi osteopathic. Dengan kata lain, kebanyakan dari susunan rangka punggung bawah penderita ternyata berpori, lemah, tegang, mengalami kondisi keretakan pada sambungan antar tulang punggung. Kondisi ini, yang merupakan penyebab nyeri pada punggung bawah, membutuhkan perawatan seorang praktisi medis yang kompeten.

Terlepas dari tindakan medis yang telah dilakukan, menurut ezine, dokter mungkin akan meresepkan obat penghilang rasa sakit untuk membantu meringankan rasa sakit dan untuk membantu melemaskan otot-otot punggung bawah dalam proses penyembuhan. Jika tidak ada penyebab parah yang menyebabkan rasa sakit di daerah punggung, pasien dapat sembuh dalam beberapa minggu, asalkan mengikuti petunjuk dokter, yaitu tidak melakukan tindakan yang menyebabkan kelainan pada rangka tulang belakang, selama masa penyembuhan.

Ada banyak kemungkinan penyebab parahnya nyeri punggung bawah dan sering tidak mungkin untuk mengetahui penyebab dalam setiap kasus tertentu. Dalam hampir semua kasus, tingkat keparahan kekambuhan nyeri punggung bawah dapat diminimalkan melalui terapi fisik yang tepat dan olahraga. Ini perlu dilakukan secara tepat dan dalam jangka waktu yang panjang. Terapi dan latihan harus dilakukan di bawah pengawasan dokter...

Monday, February 27, 2012

Osteoarthritis, Fakta dan Pengobatan

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/02/osteoarthritis-fakta-dan-pengobatan.html



Osteoarthritis/ostheoarthrosis juga dikenal sebagai penyakit sendi degeneratif adalah suatu kelainan alat gerak tubuh yang menyerang sendi, termasuk tulang rawan artikular dan tulang subchondral, yang menyebabkan penurunan kemampuan sendi, sehingga sendi tidak mampu menahan beban yang ditanggung oleh tulang.  Gejala yang mungkin menyertai adalah nyeri sendi, nyeri tekan, kekakuan, penguncian, dan kadang-kadang efusi. Penyebab lain adalah akibat sistem metabolisme tubuh yang menyebabkan menurunnya fungsi tulang rawan.

Ketika fungsi tulang rawan yang seharusnya melindungi tulang, telah menurun, berakibat pada makin rentannya lapisan tulang terhadap kerusakan atau keropos. Ketika permukaan tulang menjadi kurang baik dilindungi oleh tulang rawan, tulang mungkin tidak terlindungi dengan baik, akibatnya pergerakan tulang yang sedikit saja, bisa mengakibatkan rasa nyeri, serta sambungan antar ligamen menjadi rusak.  

  • Tanda dan gejala
Gejala utama adalah nyeri, menurunnya kemampuan tulang, serta tubuh atau tulang terasa kaku. Rasa nyeri ini umumnya digambarkan sebagai rasa sakit yang menusuk, atau rasa panas seperti terbakar didaerah sambungan tulang dan otot tendon. Ketika disentuh, atau beraktifitas, terdapat suara seperti berderak. Terkadang, sendi bisa saja kemasukan cairan selain minyak sinovial, sehingga makin menyebabkan rasa nyeri, terutama bila cuaca sedang dingin atau dalam ruangan ber-AC. Penyakit ini sering menyerang daerah tangan, kaki, tulang belakang, dan bantalan sendi besar pada badan, seperti pinggang dan lutut. Penyakit ini menyebabkan sendi yang terinfeksi menjadi terlihat lebih besar, terasa kaku dan menyakitkan. 

  • Penyebab
Beberapa peneliti percaya bahwa terlalu besarnya beban yang harus ditanggung pada sendi osteoartritis merupkan penyebab dasar dari penyakit ini, termasuk kerusakan tulang bawaan atau patogen, cedera karena aktifitas mengangkat beban berlebih, kelebihan berat badan, kehilangan kekuatan pada otot penunjang sendi, dan gangguan saraf perifer, yang memicu gerakan mendadak, seperti refleks saat akan tertimapa beban berat. 

  • Pengobatan
Pemberian acetaminophen merupakan pilihan pertama dalam pengobatan penyakit degeneratif sendi, sedangkan pemberian ibuprofen digunakan untuk mengatasi nyeri yang lebih berat, walaupun meningkatkan resiko efek samping, seperti pendarahan gastrointestinal. Glukosamin pernah diyakini efektif dalam mengatasi kerapuhan sendi, tetapi analisis terbaru menemukan bahwa pemberian glukosamin sebenarnya tidak terlalu memberikan hasil yang signifikan...