melayani penjualan korset untuk nyeri punggung, penyangga tulang belakang, sepatu orthopaedi, koreksi kaki pengkor pada balita, kaki palsu, tangan palsu, dll
Sunday, May 25, 2008
Aneka Nama Satwa di Rig
Rig adalah suatu unit yang digunakan pada proses pengeboran minyak dan gas bumi. Berdasarkan lokasi pengeborannya, rig ada yang di darat dan di laut. Yang berlokasi di laut, ada yang di laut dalam, ada pula yang di laut dangkal.
Nah, kebetulan sekarang saya bekerja di rig yang beroperasi di laut dangkal. Tepatnya di Perairan teluk Bintuni di Papua Barat. Rig tempat saya bekerja tergolong Jack up rig. Artinya, rig ini punya kaki-kaki yang bisa ditancapkan didasar laut pada saat bekerja, dan akan diangkat pada waktu rignya akan pindah.
Tentang nama-nama satwa di rig, anda bisa temukan banyak. Nama-nama satwa ini digunakan untuk menyebut beberapa peralatan di rig. Berikut beberapa diantaranya.
Monkey Board
Digunakan untuk menyebut nama tempat yang digunakan sebagai tempat bekerja derrickman. Derrickman adalah crew yang bertugas 'melempar' pipa-pipa bor yang akan digunakan dalam pengeboran.
Dog House
Tempat yang satu ini berlokasi di rigfloor. Merupakan tempat seorang operator pengeboran yang disebut driller bekerja. Yang bikin heran, tempat ini tidaklah sesempit namanya. Bahkan di rig tempat saya bekerja, tempat ini seluas kamar tidur dan dilengkapi AC.
Catwalk
Kalu anda membayangkan akan menemukan kucing yang sedang berjalan- jalan disini, anda sudah pasti salah. Anda juga keliru jika menduga akan ada seorang peragawati atau peragawan berlenggak lenggok diatasnya. Yang ada anda hanya akan melihat pipa-pipa bor yang ditarik dari tempat penyimpanannya ke atas (rigfloor) untuk kemudian ditancapkan ke dasar bumi untuk mendapatkan minyak atau gas.
Wednesday, May 7, 2008
FISIOTERAPI
Bagaimana Fisioterapi Dapat Membantu Fungsi Rehabilitasi Anda?
Apakah fisioterapi itu? Fisioterapi adalah pelatih khusus yang bekerja dengan pasien untuk mengembalikan aktivitas, kekuatan dan gerakan pasien termasuk didalamnya pasien yang mengalami cide
ra ataupun operasi. Fisioterapi dapat melatih pasien dengan olahraga khusus, penguluran dan bermacam-macam tehnik dan menggunakan beberapa alat khusus untuk mengatasi masalah yang dihadapi pasien yang tidak dapat diatasi dengan latihan –latihan fisioterapi. Kenapa fisioterapi penting?
· Pertama, tipe pasien ortopedik mempunyai kekurangan yang membutuhkan penanganan. Sebagai contoh, pasien dengan carpal tunel syndrome (syndrome pada terowongan tulang pergelangan tangan) mempunyai kelemahan khusus pada otot tangannya dan membutuhkan target latihan untuk mengembalikan fugsinya. Atau pada sendi lutut sebagai contohnya chondromalacia mempunyai ketidakseimbangan pada otot-otot disekitar sendi lututnya. Seorang fisioterapi dapat melatih pasien dengan latihan-latihan tertentu untuk otot-otot tersebut dengan tujuan untuk meningkatkan fungsi dan menurunkan masalahnya.
· Kedua, fisioterapi banyak mengetahui tentang prosedur operasi, tujuan latihan, anatomi otot dan tulang serta dapat menyesuaikan kondisi untuk meningkatkan gerak dan fungsi pasien. Setelah mengetahui tatacara operasi seperti penggantian sendi pinggul, ini sangat penting untuk mengetahui terapi yang diberikan kepada pasien disesuaikan dengan tatacara operasi. Beberapa operasi berpengaruh pada keterbatasan gerak dan luas gerak sendinya, untuk itu seseorang yang mengetahui banyak tentang masalah seputar tatacara operasi dibutuhkan untuk mengembalikan gerak dan fungsi pasien sehingga tujuan terpi dapt tercapai
Banyak masalah-masalah ortopedik yang dapat ditangani tanpa ikut campur tangan seorang fisioterapi. Seringkali dengan latihan sederhana atau penguluran dapat menolong pasien untuk meningkatkan kondisinya. Walaupun demikian banyak juga kondisi komplikasi ortopedik yang membutuhkan latihan khusus bersama fisioterapi untuk merawat pasien.
Apakah hal terpenting yang bisa dilakukan fisioterapi
Fisioterapi mempunyai banyak peralatan rehabilitasi, beberapa ketrampilan khusus yang dimiliki seorang fisioterapi adalah:
• Streetching/Penguluran
Penguluran adalah penting untuk menjaga luas gerak sendi disekitar persendian. Jika pasien mempunyai kekakuan pada sendinya, aktivitas normal seperti membuka botol atau menaiki tangga kadang terganggu. Dengan penguluran yang tepat, keterbatasan fungsi ini dapat diatasi. Apabila terdapat cidera atau melakukan operasi,jaringan parut dan kontraksi jaringan lunak adalah hasilnya dan penguluran penting untuk dilakukan.
o Strengthening/penguatan
latihan penguatan dilakukan untuk membantu pasien meningkatkan fungsi dari otot. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kekuatan, ketahanan dan menjaga meningkatkan lingkup gerak sendinya. Tipe paling umum untuk latihan penguatan adalah:
o Closed Chain
Latihan closed chain dilakuka dengan posisi kaki terkunci dengan tanah. Sebagai contohnya adalah leg squat. Tujuan latihan ini untuk keseimbangan dan kekuatan otot. Dengan melakukan legsquat ini otot yang lemah yaitu quadriceps dan lawannya hamstring, keduanya berkontraksi sehingga kekuatan dan keseimbangan kedua otot tercapai. Latihan Open chain seperti leg ekstension kesimbangan dan kekuatan kedua otot tidak tercapai.
o Proprioceptive
Propiosepsi adalah rasa untuk mengetahui letak bagian dari tubuh. Ini mungkin merupakan konsepe sulit ketika anda memegang Sesutu benda sampai anda kehilangan benda tersebut, karena begitu banyaknya propiosepsi bekerja tanpa anda sadari. Ketika anda kehilangan propiosepsi,sebagai contohnya sendi pergelangan kaki setelah sprain/cidera ligament, pasien sering mengeluh ketidakstabilan sensasi pada sendinya. Latihan propiosepsi mengarahkan tubuh anda untuk mengontrol posisi dari sendi yang cidera.
• Ice and Heat Therapy
Dingin dan panas ditujukan untuk menghangatkan dan mendinginkan otot, sebagai catatan modalitas ini dapat meningkatkan aliran darah dan dapat menurunkan pembengkakan. Ini mungkin merupakan aspek terpenting dalam proses terapeutik
• Ultrasound
Ultrasound uses high frequency sound waves (not within the range we can hear) to stimulate the deep tissues within the body. By passing an ultrasound probe over the body, deep tissues are stimulated by the vibration of the sound wave. This leads to warming and increased blood flow to these tissues.
• Electrical Stimulation
Elektrikal stimulasi yaitu terapi dengan menggunakan listrik. Dengan memasang arus listrik pada daerah yang bersangkutan/mengalami nyeri, syaraf yang menghantarkan rasa nyeri diubah. Pasien sering merasakan nyerinya berkurang setelah treatment tersebut.
• Aquatic Therapy
Aquatic terapi atau Terapi dengan air adalah cara terhebat untuk mengembalikan kembali gerakan dan menjaga kekuatan dan latihan ini dilakukan dikolam renang. Latihan ini menjadi sangat terkenal akhir tahun ini karena banyak pasien yang kesulitan dalam latihan menjadi bisa ketika dilakukannya didalam air. Adanya kekuatan untuk mengapung membantu tubuh dan air juga memberikan tahanan gentle/perlahan-lahan sehingga meningkatkan kekuatan dan daya tahan tubuh.
• Biofeedback
Biofeedback adalah menggunakan berbagai peralatan untuk meningkatkan satu atau grup otot yang lemah.
CIDERA OTOT PERUT
Modifikasi : jowir
Otot Tertarik Pada Dinding Perut
Apakah cidera otot perut itu?
Cidera otot perut atau disebut sebagai tertariknya otot perut adalah salah satu cidera otot pada dinding perut. Cidera otot ini terjadi karena otot perut terulur terlalu jauh atau melebihi normalnya. Ketika cidera otot ini terjadi serabut otot perut terasa sangat nyeri. Umumnya, cidera tersebut menyebabkan nyeri yang sangat kecil sekali pada otot , tetapi hasilnya dari beberapa cidera menyebabkan otot rupture/robek

Otot pada dinding perut terdiri dari beberapa otot , diantaranya adalah :
o Rectus Abdominis: Otot ini berada di depan dan sering disebut sebagai “six pack” jika terus dilatih.
o Internal and External Oblique: otot ini berada di samping tubuh dan berfungsi untuk gerakaan side rotasion
Apakah gejala dari cidera otot perut?
Cidera otot perut sering menyebabkan nyeri yang tiba-tiba pada daerah otot yang mengalami cidera. Dan ketika melakukan fleksi/menekuk punggung kedepan timbul nyeri. Gejala umum yang paling sering adalah ketegangan otot. Kadang-kadang terjadi pembengkakan sebagai akibat dari cidera otot
cidera otot perut dibagi menjadi beberapa grade/derajat berdasarkan keparahan cidera yaitu :
• Grade I (Mild): sedikit tidak nyaman, tidak ada keterbatasan. Biasanya tidak mengganggu aktivitas.
• Grade II (Moderate): Moderate tidak nyaman, aktivitas seperti fleksi atau side rotasi perut agak terganggu.
• Grade III (Severe): aktivitas normal yang melibatkan perut timbul nyeri. Sering pasien mengeluh timbul ketegangan dan bengkak pada perut.
Perawatan apakah yang paling tepat untuk cidera otot perut?
Perawatan untuk cidera otot perut adalah sulit, tidak ada cara yang lain yaitu dengan membidai perut/splint dan mengistirahatkan perut secara total. Setelah itu hal terpenting yang lain adalah membiarkan otot perut agar selalu rileks sam pai proses peradangan berakhire. Kemudian menghindari latihan tertentu yang dapt menimbulkan cidera untuk mebantu proses pemulihan otot. Kegiatan yang dapat menimbulkan nyeri atau ketegangan otot dihindari.
Penguluran secara gentle sangat membantu, tetapi tidak boleh menimbulkan nyeri. Penguluran maksimal bisa berbahaya dan menghambat proses pemulihan otot. Aplikasikan dengan es batu pada daerah yang mengalami cidera pada fase akut (48 jam pertama setelah terjadi cidera) . sebelum beraktivitas pemanasan ringan bisa membantu otot relaks.
Kapan saya butuh dokter untuk cidera ini?
Jika anda mengalami cidera otot ini evaluasilah dengan gejala yang timbul dan dampak dari gejala tersebut terhadap aktivitas anda seperti jalan , duduk, atau pada saat tidur, kemudian barulah anda evaluasi lagi kedokter.
Jika anda yakin bahwa anda mengalami cidera pada otot perut anda atau gejala yang timbul tidak cepat hilang dan anda telah mengevaluasinya. Dokter atau fisioterapi dapat membantu anda dalam hal perawatan agra otot anda segera pulih. Beberapa orang melakukannya dengan menggunakan modalitas seperti ultrasound, massage terapi dan latihan khusus untuk membantu pemulihan. Anda harus mendengarkan kata dokter anda jika semuanya ini sesuai dengan kondisi yang anda rasakan.
Wednesday, April 9, 2008
LUTUT DAN PERMASALAHANNYA
Dari : Laura Inverarity, D.O.
Modifikasi : Jowir
Anatomi, Cidera, dan Latihan
Sendi lutut adalah salah satu sendi terbesar pada tubuh. Sendi ini dibentuk oleh dua tulang yaitu tulang femur (paha) dan tulang tibia (betis) dan dihubugkan oleh empat ligament yang sangat kuat. Ligament ini berfungsi untuk menstabilkan dan mengontrol gerakan pada sendi lutut. Diantara kedua tulang ini terdapat bantalan yang disebut meniscus. Semua bangunan pada sendi lutut ini beresiko mengalami kerusakan.
Lutut adalah bagian dari tubuh yang sering mengalami cidera disepanjang umur kita. Kerusakan ini sering terjadi pada saat olahraga dan aktivitas atletik (jalan, lari, lempar, lompat). Banyak cidera lutut ini diobati dengan pengobatan konservatif dengan istirahat, es (pendinginan), gerakan dan fisioterapi. Tetapi ada juga cidera lutut yang harus diobati dengan operasi. Prosedur operasi ini sangat kecil resikonya, sehingga bisa dilakukan oleh pasien manapun.
Anatomi sendi lutut
Sendi lutut didunia kesehatan disebut sebagai sendi tibiofemoral. Sendi ini merupakan sendi terbesar dalam tubuh. Sendi lutut diperkuat oleh empat ligament yang berfungsi menstabilkan. Setiap ligament mempunyai keterbatasan gerakan. Cidera pada ligament-ligamen ini dapat menyebabkan nyeri dan rasa tidak nyaman.

Tes Khusus Untuk Sendi Lutut
Fisioterapi dapat langsung mendiagnosa cidera pada sendi lutut ini dangan melihat bagaimana cidera terjadi dengan disertai pemeriksaan fisik. Ada beberapa jenis tes pemeriksaan sendi lutut. Setiap tes pemeriksaan khusus untuk cidera tertentu. Empat tes kusus untuk mendiagnosa kerusakan pada ligament adalah laci sorong anterior, laci sorong posterior, tes valgus dan tes varus. Jika terdapat laxity (kelemahan) pada ligament ini maka hasilnya positf berarti terdapat kerusaka pada ligament tertentu.
Cidera Umum Sendi Lutut
The Unhappy Triad
“Unhappy Triad” adalah sebutan yang ditujukan pada tiga struktur sendi lutut jika mengalami cidera. Tiga struktur itu adalah ligament kolateral medial, ligament krusiatum anterior dan meniscus medial. Cidera ini sering terjadi ketika adanya tekanan kelateral pada sendi lutut dan posisi kaki terkunci dengan tanah. Berdasarkan pada beberapa cidera ini kebanyakan perawataannya dengan menggunakan jasa fisioterapi untuk menyiapkan operasi.
Osteoarthritis
Osteoarthritis adalah kasus paling umum yang terjadi pada jenis arthritis. Ini disebabkan oleh nyeri pada lutut yang terlalu lama. Osteoarthritis terjadi ketika sendi kartilago tertutup dengan tulang dan berangsur-angsur mengganti kartilago tersebut. Penyakit ini terjadi karena waktu dan penggunaaan sendi lutut yang berlebihan (overuse). Untuk alasan ini osteoarthritis sering disebut sebagai”wear and tear” arthritis.
Chondromalacia
Chodromalacia digambarkan sebagai kekacauan yang terjadi pada kartilago yang letaknya dibelakang tulang patella atau tempurung lutut. Penyakit ini sering terjadi kerena nyeri lutut saat remaja. Gejala condromalacia adalah nyeri pada lutut tepatnya dibelakang tempurung lutut. Nyeri terjadi setelah duduk lama atau saat berjalan menuruni tangga.
Prepatellar Bursitis
Prepatellar bursitis terjadi ketika kantung bursa yang mengelilingi tempurung lutut menjadi peradangan dan bengkak. Hasilnya terjadi nyeri pada bagian depan lutut ketika melakukan aktivitas. Prepatellar bursitis umumnya ditemukan pada seseorang yang sering menggunakan lututnya ketika bekerja, misalkan tukang pipa ledeng dan tukang kebun .
Jumper’s Knee
Tendon patella adalah sebuah lanjutan dari tendon quadriceps yang lurus, bergabung dengan tempurung lutut dan tibia. Tendon ini membantu otot quadriceps meluruskan kaki (gerakan extensi sendi lutut). Ketegangan otot yang berulang-ulang, menyebabkan sedikit nyeri pada tendon dan terjadilah peradangan dan nyeri. Di dunia medis ini dikenal sebagai tendinitis patella atau jumper’s knee.
Patellofemoral Syndrome
Sindrom patellofemoralis aadalah kondisi medis yang terjadi ketika patella,yang sebaliknya diketahui sebagai tempurung lutut tidak bergerak semestinya pada femur. Hasilnya nyeri disekitar sendi lutut selama aktivitas.
LATIHAN PADA LUTUT
Latihan Setelah Arthroscopy sendi lutut
Setelah melakukan arthroscopy, sangatlah penting jika memulai latihan lutut anda secepatnya untuk mengembalikan kekuatan dan lingkup gerak sendi (ROM). Latihan awal dengan non-weight bearing(tanpa bebab), dan secara perlahan-lahan kekuatannya dan lingkup gerak sendi ditingkatkan.
Penguatan Otot quadriceps
Menggeser dinding adalah cara terbaik untuk menguatkan otot quadriceps anda. Otot quadriceps adalah otot utama lutut yang berfungsi untuk menggerakkan lurur sendi lutut/ekstensi dan menstabilkan persendian.
Monday, March 17, 2008
PELAYANAN FISIOTERAPI
Kimberly Wallace, MS, PT, Cert. MDT
Director, Physical Therapy
Rothman Institute
Philadelphia, PA,
Modifikasi oleh Jowir
Nyeri punggung bawah adalah nyeri yang paling umum kita alami baik saat masa remaja/muda atau saat kita dewasa, yaitu pada umur dua puluh lima (25) tahun dan lima puluh lima (55) tahun. Delapan puluh persen (80% ) populasi penduduk pernah mengalami fase nyeri punggung selama hidupnya, dan sekali fase ini dialami maka nyeri punggung mungkin akan terus berkelanjutan. Untuk alasannya, perlu dan pentingnya dipahami bahwa sesuatu aktivitas mungkin menjadi penyebab atau timbulnya fase nyeri punggung, dan apa yang akan anda harapkan ketika anda mencari pengobatan konservatif dan fisioterapi.
Sebagian besar pasien yang mengalami nyeri punggung mempercayai bahwa nyeri punggung yang dialaminya sebagai akibat dari kejadian trauma (luka) yang terjadi pada punggungnya, sebagai contoh misalnya dari hasil aktivitas olahraga atau mengangkat sesuatu yang berat. Tetapi sering juga nyeri punggung terjadi tanpa ada penyebabnya. Sering pasien menceritakan bahwa trauma/cidera pada punggungnya terjadi beberapa hari sebelum nyeri punggung terjadi pada dirinya. Untuk investigasi lebih lanjut, nyeri punggung dihubungkan dengan jeleknya postur dan posisi tubuh, yang mana seseorang yang mempunyai postur jelek dan posisi tubuh yang salah akan mengalami nyeri punggung setelah melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan nyeri punggung, bukan aktivitas fisik penyebabnya. Untuk itu sangat penting untuk mengatur posisi kita saat duduk, mengangkat dan menunduk serta mengerti beberapa gerakan/cara untuk mengurangi nyeri punggung.
Contoh Permasalahan
Seorang pasien laki-laki berumur 40 tahun yang datang ke klinik fisioterapi dengan mengeluh nyeri pada punggung bawahnya selama 2 minggu dan tidak tahu penyebab dari nyeri tersebut. Status pasien dia sering duduk dikantornya dan sebagai catatan nyeri punggung tersebut telah menyusahkannya. Dia melaporkan bahwa nyeri timbul saat duduk lama atau saat mengendarai mobil dan merasa baikan ketika berjalan. Dia tidak sanggup melakukan aktivitas berkebun karena nyeri timbul pada saat aktivitas tersebut, tetapi ketika dia berolahraga ke gym atau bermain basket dia merasa baikan. Selama seminggu dia merasa nyerinya bertambah dan agak berkurang ketika diakhir minggu. Dia tidak ada keluhan nyeri ketika tidur dan bangun tidur. Dia melaporkan nyeri punggung bawahnya terakhir timbul pada saat akhir kerja di computer.
Selama pemeriksaan fisioterapi, fisioterapis mengidentifikasi dengan gerakan yang tertentu untuk membantu mengurangi nyeri punggungnya. Melihat gejala nyeri tersebut, aktivitas yang menyebabkan nyeri punggung adalah ketika pasien menekuk punggungnya kedepan (fleksi punggung). Ketika pasien berjalan atau bermain basket, dia merasa baikan mengindikasikan bahwa menggerakkan tubuh kebelakang (ekstensi punggung) mengurangi nyerinya. Oleh karena itu, gerakan extensi dianjurkan untuk mengurangi nyeri punggung pasien selama pemeriksaan fisioterapis
Pasien diinstruksikan untuk melakukan gerakan khusus yaitu dengan menggerakkan punggungnya ke belakang (extensi punggung) supaya mengurangi nyeri. Instruksi ini seharusnya dilakukannya (pasien) secara teratur setiap harinya untuk mencegah timbulnya nyeri dan terapi untuk mengurangi nyeri punggungnya. Pasien juga diinstruksikan untuk menghindari aktivitas yang memacu timbulnya gejala dan dalam kasus ini menggerakkan punggung kedepan (fleksi punggung) seperti duduk membungkuk dan berkebun ditaman.
Mengoreksi Posisi Duduk dan Menginstruksikan Tehnik Angkat–Angkut yang Benar
Therapist mungkin telah mengetahui penyebab dari nyeri punggung yaitu jeleknya postur atau posisi duduk yang membungkuk pada saat pemeriksaan awal, karena kasus seperti inilah yang sering dikeluhkan, seperti yang terjadi dalam kasus diatas. Fisioterapi dapat menyuruh pasien ini untuk menggunakan lumbar roll agar posisi duduknya tepat atau menggunakan bantal khusus yang dirancang untuk menjaga kurva lordosis atau cekungan punggung bawah. Mengoreksi posisi duduk ini dapat mengurangi timbulnya nyeri. Pengaplikasian konsep koreksi postur tersebut juga berlaku saat pasien duduk di mbil, kantor dan tempat khusus dimana pasien menghabiskan waktu sehari-harinya. Menyarankan ketika duduk dalam waktu lamadikantor diselingi dengan beristirahat berjalan kemesin fax atau mesin copy.
Menginstruksikan kepada pasien tentang tehnik angkat-angkut dan menekuk punggung secara benar sangat diperlukan. Dengan riwayat penyakit diatas, aktivitas yang menimbulkan nyeri yaitu pada saat pasien menekuk punggungnya misalkan pada saat berkebun. Aktivitas seperti ini seharusnya dihindari sampai nyeri dapat dikontrol oleh pasien. Tetapi kadang-kadang seseorang harus melakukan posisi ini (menekuk punggung), untuk itu diperlukan pengajaran tehnik angkat-angkut dan menekuk punggung yang benar untuk mengurangi timbulnya nyeri punggung.
Meskipun ada gerakan tertentu yang perlu dihindari, tetapi ada juga gerakan dari aktivitas tertentu yang dapat menghilangkan nyeri. Dalam kasus diatas pasien merasa nyaman dengan punggungnya ketika bermain basket dan olahraga digym, aktivitas ini harus tetap dilanjutkan. Bagaimanapunjuga, sesuatu yang harus diperhatikan selain berolahraga yaitu pasien harus bisa menjaga posisi duduk yang tepat, sering pada beberapa kasus ditemukan pasien merasa baik punggungnya setelah olahraga tetapi beberapa jam kemudian pasien merasa punggung bawahnya tiba-tiba nyeri.
Aerobic Conditioning
Sekali timbul nyeri,tehnik untuk mengendalikan nyeri tersebut sanagt diperlukan, untuk itu pasien harus bersegera untuk melakukan program olahraga aerobik. Ini harus dipahami oleh pasien bahwa aktivitas aerobic membantu membawa nutrisi pada bangunan/struktur tulangpunggung. Kadang-kadang struktur ini, seperti diskus (bantalan sendi) memiliki asupan darah yang kurang bagus dan sedikit bergerak dan aktivitas aerobic dapat menyalurkan nutrisi pada struktur ini. Ketika seseorang tiba-tiba mengeluh nyeri punggung, sedikit dari nutrisi ini diperlukan oleh struktur tertentu dari pungung untuk menjaganya agar tetap stabil.
Aktivitas ini dipilih berdasarkan pada ketertarikan pasien, kesediaannya dan tepat dengan masalah yang dialami pasien. Umumnya program jalan dan bersepeda adalah pilihan yang tepat untuk kasus ini. Program latihan ini idealnya dilakukan paling sedikit 3 kali seminggu kira-kira 30-40 menit setiap latihannya.
Olahraga Kelenturan dan Penguatan Otot
Sesekali nyeri tersebut dapat kita control, fleksibilitas dari punggung dan ekstrimitas bawah diperlukan. Dalam contoh kasus diatas, pasien perlu menghindari gerakan fleksi punggung karena menyebabkan nyerinya. Sesekali nyeri dapat kita stabilkan, melakukan gerakan fleksi akan menjadi terbatas dan otot terasa kaku karena kita sering menghindari gerakan tersebut. Untuk itu mengembalikan gerakan fleksi diperlukan agar pasien dapat melakukan aktivitasnya seperti sedia kala. Sebagai tambahan terbatasnya kelenturan dari otot-otot kaki juga berpengaruh pada nyeri punggung, kekakuan pada otot ini menyebabkan perubahan postur seseorang dan postur seseorang berpengaruh terhadap kontrol nyeri punggungnya.
Begitu juga dengan stabilitas punggung, latihan penguatan juga digabungkan dalam program fisioterapi. Otot-otot trunk, perut dan ekstensor punggung otomatis harus dikuatkan. Sebagai tambahan otot-otot dari trunkberfungsi untuk menstabilkan punggung, begitu juga penguatan otot ekstremitasatas dan ekstremitas bawah juga dimasukkan dalam program. Penguatan kaki penting juga, kebanyakan seseorang mengangkat beban menggunakan otot kakinya daripada menggunakan otot punggung. Program dirumah untuk latihan penguatan seharusnya dibuat yang mudah untuk dilakukan dan membutuhkan peralatan yang sedikit.
Meminimalkan“Istirahat Total”
Tinggalkan hari untuk istirahat total dalam waktu lama. Umumnya, setiap orang dengan nyeri punggung akut, yang melibatkan gerakan dan posisi secepat mungkin ingin kembali ke aktivitas semula dan ingin segera menemukan cara sukses untuk mengendalikan nyeri punggung bawahnya dan ingin segera ke aktivitas normal.
Menggunakan Passive Modalitas
Tujuan utama dari program rehabilitasi ini adalah mengembalikan aktivitas dan fungsi sehingga dapat mengendalikan gejala nyeri punggung bawah, ada cara cepat yang terkadang dianjurkan yaitu penggunaan passive modalitas. Dalam banyak kasus, passive modalitas digunakan untuk mendukung program fisioterapi lainnya dan jenis aktif dilakukan fisioterapis selama perawatan. Fisioterapis menggunakan modalitas sebagai sarana awal untuk membantu pasien mengurangi nyerinya. Bagaimanapun juga kemajuan program fisioterapi bukan terfokus pada penggunaan modalitas tetapi peningkatan kemampuan dan fungsi yang cepat dengan menggunakan aktivitas dan latihan dan anjuran untuk perawatan dirinya sendiri.
Modalitas pasif adalah gambaran dari aplikasi peralayan fisioterapi yang meliputi cold pack, pemanasan atau pemakaian arus ketubuh untuk membantu mengurangi nyeri. Pemakaian peralatan ini dikatakan pasif karena dalam pelaksanaanya pasien tidak terlibat. Jenis yang sering dipakai untuk pemanasan adalah hot pack dan ultrasound. Pearawatan dengan peralatan dingin semisal cryotherapy juga dapat mengurangi nyeri. Dalam pelaksanaannya dengan menggunakan jenis cold pack atau ice massage untuk nyeri punggung. Fluoromethane adalah semprotan yang bisa diaplikasikan dikulit oleh terapis, dan selalu diikuti dengan penguluran otot punggung pasien oleh terapis.
Stimulasi listrik dapat juga digunakan untuk mengurangi nyeri. Tipe khusus adalah penggunaan TENS (transcutaneous electric nerve stimulation) dan arus sedang. Dalam kasus ini TENS berguna intuk mengontrol nyeri, khususnya nyeri yang sudah lama (kronik), portable Tens dapat juga kita gunakan dirumah.
PERALATAN DAN PELAYANAN FISIOTERAPI
Dari: Laura inverarity,D.O.
Modifikasi : Jowir
Gambaran : Fisioterapis menggunakan bermacam-macam modalitas untuk membantu merawat pasiennya. Ada beberapa modalitas fisioterapi yang dapat membantu dalam hal penguatan, relaksasi dan penyembuhan otot. Dibawah ini ada beberapa modalitas fisioterapi yang digunakan sehari-harinya ketika berpraktek.
Hot Packs: Fisioterapis membalutkan hot pack basah kemudian membalutnya lagi dengan beberapa lapis handuk kemudian meletakkannya ke daerah yang membutukan perawatan. Panas yang dihasilkan oleh hot pack mempunyai beberapa manfaat yang penting. Hot pack ini merelaksasikan otot yang kaku sehingga dampaknya jaringan otot tersebut menjadi relaks. Hot pack ini dapat menurunkan nyeri yang disebabkan oleh ketegangan atau kekakuan otot. Hot pack juga menyebabkan vasodilatasi/pelebaran pembuluh darah vena yang dapat meningkatkan sirkulasi darah pada daerah tersebut. Pasien dengan ketegangan dan kekakuan otot atau arthritis sering mendapatkan manfaat dengan penggunaan hot pack.
Cold Packs: Cold pack adalah gel beku yang digunakan fisioterapi untuk merawat daerah yang nyeri dan peradangan. Cold pack dibalutkan pada handuk yang basah dan diletakkan langsung pada daerah yang membutuhkan perawatan. Efek dingin dari cold pack disalurkan ke kulit, otot dan jaringan tubuh pasien sehingga mempunyai beberapa manfaat. Suhu yang dingin menyebabkan vasokonstriksi/penyempitan pembuluh darah vena pada area tersebut. Dan efek ini menurunkan peradangan pada daerah tersebut. Dan dengan menurunnya peradangan maka nyeri dan bengkak berkurang.
Ultrasound: Mesin ultrasound adalah modalitas fisioterapi yang pemanfaatannya dengan menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi atau rendah. Gelombang suara ini dasalurkan di sekitar jaringan dan pembuluh darah, gelombang suara tersebut menembus ke otot sehingga otot menjadi hangat dan otot relaks, oleh karena itu gelombang ultrasound ini digunakan untuk perawatan otot yang mengalami ketegangan dan kekakuan. Efek dari pemanasan ini juga berpengaruh pada pelebaran pembuluh darah dan meningkatkan sirkulasi darah sehingga membantu prose penyembuhan. Fisioterapis juga dapat mengatur frekuensi dari gelombang ultrasound sehingga bisa dimanfaatkan untuk mengurangi peradangan.
TENS: Tens (transcutaneus electrical nerve stimulation), alat ini dioperasikan dengan baterei kecil dan menggunakan transmisi listrik dan bermanfaat menurunkan nyeri. Elektroda di letakkan didaerah yang bersangkutan yang mengalami nyeri. Mesin dihidupkan dan arus listrik disalurkan lewat elektroda. Perasaan geli terasa dibawah kulit dan otot. Sinyal ini berfungsi menggangu sinyal nyeri. Sinyal dari tens ini mempengaruhi syaraf-syaraf pada daerah yang diaplikasikan tens dan memutus sinyal nyeri sehingga pasien merasakan nyerinya berkurang
Electrical Stimulasi: Electrical stimulasi menggunakan arus listrik yang menyebabkan satu atau kelompok otot tertentu berkontraksi. Dengan meletakkan elektroda pada beberapa daerah dikulit tertentu fisioterapi dapat mempengaruhi serabut otot untuk berkontraksi. Kontraksi otot dengan menggunakan electrical stimulasi ini dapat meningkatkan kekuatan otot. Fisioterapi dapat merubah susunan arus untuk arus yang kuat atau arus lemah dalam menggontraksikan otot. Selama proses penguatan otot, terjadilah kontraksi otot yang meningkatkan asupan darah ke daerah yang diberikan arus sehingga meningkatkan proses penyembuhan.
Sunday, March 16, 2008
ATURAN DALAM BEROLAHRAGA
• Selalu Gunakan Peralatan yang Tepat. Ganti sepatu olahraga anda sesuai dengan standar sepatu olaraga. Memakai baju yang nyaman, baju yang sesuai ukuran tubuh sehingga tidak menggangu gerakan dan menyerap keringat. Ketika anda berlahraga pada cuaca yang dingin, pakailah pakaian yang gak tebal (berlapis).
• Pemanasan untuk mempersiapkan tubuh dalam berolahraga, sebelum anda melakukan stretching (penguluran). Larilah ditempat untuk beberapa menit, nafas secara perlahan – lahan dan nafas yang dalam atau perlahan – lahan berlatih gerakan olahraga yang diikuti. Pemanasan meningkatkan kenerja jantung dan tekanan darah selain itu melonggarkan/mengendurkan otot, tendon, ligament dan persendian anda sehingga siap untuk berolahraga.
• Lakukanlah penguluran secara perlahan- lahan dan berhati – hati sampai anda meraih titik tegang otot (muscle tension). Tahan setiap penguluran selama 10-20 detik, kemudian secara perlahan –lahan dan berhati-hati lepaskanlah. Ambil nafas ketika melakukan penguluran dan buang nafas setelah selesi penguluran. Lakukanlah setiap penguluran sekali saja. Jamngan pernah melakukan penguluran pada tempat/otot yang nyeri dan jangan pernah melakukan penguluran dengan memaksa otot untuk diulur secara maksimal.• Luangkan Waktu ketika berolahraga. Gerakkan seluruh tubuh secar penuh sesuai dengan fungsinya (full ROM) pada setiap pengulangan. Nafas yang teratur membantu menurunkan tekanan darah dan membantu meningkatkan asupan darah keotak.
• Minum Air yang Cukup untuk mencegah dehidarsi, mengurangi kelelahan dan mengurangi tekanan. Minum 0.5liter air kira-kira 15 menit sebelum memulai olahraga dan selebihnya setelah cooling down. Minumlah setelah 20 menit olahraga atau selama berolahraga
• Mengakhiri olahraga dengan cooling down, ini seperti melakukan pemanasanan pada awal olahraga. Bergerak secara perlahan-lahan dan mengurangi intensitas dari gerakan kira-kira 10 menit sebelum olahraga berakhir.setelah selesai melakukan coling down maka kulit akan kering (dari air keringat) maka tubuh akan kembali ke saat sebelum latihan.
• Jadwal harian yang teratur dari olahraga dan berhenti ketika lelah. Kecapekan, kesakitan dan nyeri adalah alasan yang tepat untuk tidak melakukan lahraga