Showing posts with label HPV. Show all posts
Showing posts with label HPV. Show all posts

Monday, May 14, 2012

Yuk, Kenali Jenis dan Gejala PMS!

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/05/yuk-kenali-jenis-dan-gejala-pms.html



Penyakit Menular Seksual atau PMS adalah suatu penyakit mematikan yang sering menyerang organ-organ kelamin, baik perempuan ataupun laki-laki. Penyakit ini umumnya menyerang mereka yang memiliki kebiasaan jelek dalam kehidupan seksual, misalnya sering berganti-ganti pasangan.

Namun terkadang penularan penyakit ini bisa saja disebabkan karena hal lain, walaupun perempuan atau laki-laki pengidapnya tetap setia kepada pasangannya. Tentu saja hal ini menyebabkan keresahan  tersendiri di kalangan masyarakat.

Beberapa penyebab penularan PMSatau Penyakit Menular Seksual adalah:

  • Sering berganti-ganti pasangan.
  • Melakukan kebiasaan seks bebas.
  • Penggunaan jarum suntik yang tidak steril.
  • Penggunaan toilet umum yang tidak terjaga kebersihannya.
  • Pada beberapa kasus, ditemui transfusi darah yang tercemar bakteri atau virus PMS.
Ada beberapa jenis PMS atau Penyakit Menular Seksual yang perlu diwaspadai, karena akibat yang ditimbulkannya bisa mengancam keselamatan penderitanya.

Beberapa jenis PMS tersebut adalah:

Gonorrhoea atau gonore/kencing bernanah.
Gonorrhoea atau gonore atau kencing bernanah, adalah penyakit menular seksual/pms yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae.
Bakteri gonorrhoea ini menginfeksi:

  • Saluran dalam uretra atau saluran kencing.
  • Leher rahim.
  • Rektum.
  • Tenggorok.
  • Bagian putih mata atau konjungtiva.
  • Pembuluh darah.
  • Kulit.
  • Persendian.
  • Saluran kelamin
Penyakit gonorrhoea atau gonore atau kencing bernanah ini bisa menyerang siapa saja baik perempuan atau laki-laki.

Beberapa gejala PMS gonorrhoeaatau gonore atau kencing bernanah yang menyerang laki-laki adalah:

  • Rasa tidak enak pada uretra atau saluran kencing paling ujung.
  • Biasanya timbul antara 2-7 hari setelah terinfeksi.
  • Beberapa saat setelahnya diiuti rasa nyeri dan panas ketika berkemih.
  • Nanah keluar dari ujung kemaluan, bisa pada saat berkemih ataupun pada saat normal.
  • Lubang penis tampak kemerahan dan bengkak.
Sedangkan gejala PMS gonorrhoeaatau gonore atau kencing bernanah yang menyerang perempuan adalah:

  • Sering merasakan keinginan untuk berkemih.
  • Nyeri dan panas saat berkemih.
  • Keluar cairan kuning atau kental dari vagina.
  • Demam dan pusing.
  • Nyeri pada daerah panggul bagian dalam, karena bakteri telah menyerang leher rahim, rahim, saluran telur, uretra dan selaput panggul.
  • Nyeri ketika berhubungan seksual.
  • Keluar nanah dari vagina, yang kemungkinan berasal dari leher rahim, uretra, atau kelenjar lain di sekitar vagina.
HIV/AIDS
HIV atau human immunodeficiency virusdan AIDS atau acquired immunodeficiency syndrome, adalah suatu penyakit mematikan yang disebabkan menurunnya sistem kekebalan tubuh akibat infeksi virus. Penyakit ini adalah penyakit yang memiliki masa inkubasi cukup lama antara 7-10 tahun.

Dengan masa inkubasi yang lama ini, penderita akan terdeteksi memiliki penurunan kekebalan tubuh atau terserang HIV/AIDS setelah 7-10 tahun terhitung semenjak penderita terinfeksi. Jadi sebelum rentang waktu tersebut, pengidap HIV/AIDS tidak akan merasakan kelainan pada tubuhnya, dan ketika terdeteksi mengidap, biasanya penderita hanya bertahan hidup antara 5-10 tahun, tergantung jenis penyakit yang menyerangnya.

Beberapa gejala PMS HIV/AIDS adalah:

  • Demam, dengan suhu tubuh 380-400C.
  • Mudah nerasa lelah.
  • Sakit pada tenggorokan.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Nyeri otot.
  • Ruam kulit berupa bercak kemerahan.
  • Mual, muntah dan diare berkepanjangan.
  • Berat badan turun.
  • Batuk kering.
  • Radang paru.
  • Kuku berubah warna, mudah rapuh dan patah.
  • Kebas dan kesemutan.
  • Pada beberapa kasus muncul sariawan pada mulut akibat jamur candida, yang menyebabkan penderita kesulitan untuk menelan dan berpengaruh pada keengganan untuk makan.

Wednesday, April 25, 2012

Sariawan Serviks, Penyebab dan Gejala

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/04/sariawan-serviks-penyebab-dan-gejala.html



Sariawan atau stomatitis adalah reaksi radang berupa bercak atau luka terbuka pada lapisan epitel kulit. Selain muncul di rongga mulut, penyakit ini juga bisa hinggap di usus, dan di organ genital. Apabila stomatitis atau sariawan terjadi pada serviks atau mulut rahim akan menyebabkan lendir pada serviks mengental.

Beberapa penyebab sariawan serviks adalah:

  • Infeksi virus HPV tipe 2.
Diperkirakan infeksi Human Papiloma Virus merupakan penyebab utama terjadinya sariawan serviks/mulut rahim ini.

  • Infeksi bakteri.
Hanya sebagian kecil saja sariawan serviks disebabkan karena infeksi bakteri.

Beberapa gejala atau keluhan awal sariawan serviks adalah:
  • Gatal.
  • Nyeri.
  • Perih.
  • Panas pada daerah vagina.
  • Keputihan.
  • Sakit saat berhubungan intim.
  • Pada keadaan parah, peradangan pada lapisan epitel permukaan serviks akan mampu merubah sel-sel biasa menjadi sel kanker.
Pengaruh sariawan serviks pada kesuburan adalah:
Mengentalnya lendir pada serviks akan menghambat perjalanan sperma yang akan menuju sel telur. Terhambatnya perjalanan sperma ini akan berpengaruh pada kesuburan seorang wanita. Pada kasus lain, peradangan tersebut menghambat perjalanan sel telur yang telah dibuahi menuju rahim, sehingga terjadi kehamilan di luar kandungan.
Sariawan serviks yang telah menyebar hingga organ reproduksi juga berisiko menyebabkan kerusakan pada indung telur dan saluran telur. Sariawan di organ genital umumnya kelanjutan dari sariawan di paha bagian dalam atau di bibir vagina, yang lalu menjalar ke liang vagina dan ke serviks. Bila dibiarkan berlarut-larut, sariawan bisa terus merayap naik menuju rahim dan panggul, dan menimbulkan reaksi peradangan di daerah-daerah tersebut.

Tuesday, March 6, 2012

HPV, Penyebab dan Penanggulangan

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/03/hpv-penyebab-dan-penanggulangan.html



HPV atau Human Papiloma Virus adalah salah satu contoh dari penyakit mematikan yang disebabkan aktivitas seksual yang kurang sehat. HPV ditularkan melalui kontak organ genital atau kelamin, melalui berbagai macam aktifitas hubungan seksual, baik melalui vagina, anal/dubur atau oral/mulut. Penderita HIV atau pasien yang sedang menjalani kemoterapi, memiliki resiko tinggi atau rentan tertular penyakit ini.

Gejala dari penderita yang terkena virus HPV biasanya tidak tampak, seperti halnya penderita yang terpapar virus HIV, namun sistem kekebalan tubuh akan melawan penyakit ini selama 2 tahun. Beberapa jenis HPV, dapat meninggalkan jejak berupa kutil atau caplak pada alat kelamin pria atau wanita, sedangkan yang lain dapat memicu terjadinya kanker serviks atau kanker leher rahim, atau kanker lain disekitar vagina, penis atau dubur. Walaupun penderita HPV adalah ibu hamil, namun jarang dijumpai penularan HPV pada waktu proses persalinan dari ibu ke bayi.

Cara penanggulangan HPV yaitu dengan cara mencegah penularannya dengan penggunaan kondom atau vaksinasi. Saat ini ada 2 jenis vaksin yang bisa digunakan, yaitu vaksin Cervarix untuk mencegah kanker serviks dan vaksin Gardasil untuk mencegah timbulnya kutil pada kelamin.