Showing posts with label artikel kehamilan. Show all posts
Showing posts with label artikel kehamilan. Show all posts

Sunday, June 17, 2012

Disfungsi Seksual Wanita

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/06/disfungsi-seksual-wanita.html



Banyak sekali orang beranggapan, bahwa disfungsi seksual hanya dimiliki oleh kaum pria, seperti impotensi atau ereksi kurang keras. Padahal sesungguhnya, wanita juga memiliki masalah gangguan atau disfungsi secara seksual, hanya saja mungkin tidak terlihat secara kasat mata.

Ketika mendapatkan stimulasi secara seksual, organ-organ genital yaitu penis dan vagina, akan dipenuhu dengan darah, akibatnya penis akan mengalami ereksi atau mengeras, sedangkan pada wanita, akan mengalami:

  • Pembesaran klitoris dan jaringan disekitarnya.
  • Pelumasan pada dinding vagina.
  • Pelebaran lubang vagina, sehingga penetrasi ereksi penis akan lebih mudah.
Seperti halnya disfungsi seksualpada pria, seperti gagalnya ereksi dan impotensi, sedangakan disfungsi seksual yang terjadi pada wanitaadalah:

  • Klitoris gagal mengalami pembesaran.
  • Pelumasan dinding vagina tidak terjadi atau kurang maksimal.
  • Lubang vagina tidak membesar, sehingga menyebabkan gagalnya penetrasi penis ataupun jika dipaksakan, akan terjadi rasa nyeri dan sakit.
Adapun penyebab disfungsi seksual wanita adalah:

  • Penyakit darah tinggi.
  • Diabetes.
  • Iritasi pada vagina.
  • Infeksi pada vagina.
  • Reaksi alat kontrasepsi.
  • Perubahan hormon dan emosi.
  • Takut mengalami kehamilan.
  • Efek obat tertentu, seperti obat-obatan lambung.
  • Depresi, stress dan kelelahan.
  • Kanker serviks.
  • Masa kehamilan dan menyusui.
  • Manopouse.
Untuk mengetahui apakah terjadi gangguan disfungsi seksual pada wanita, hendaknya diketahui gejala-gejalanya. Gejala disfungsi seksual pada wanita adalah:

  • Menurunnya hasrat berhubungan seksual.
  • Tidak bisa menikmati hubungan seksual.
  • Tidak terjadinya pelumasan vagina, sehingga hubungan seks terasa menyakitkan dan menyiksa.
  • Tidak tercapainya orgasme walaupun sudah mendapatkan stimulasi seksual yang cukup atau berlebih.
  • Berbeda halnya dengan pria yang mencapai orgasme sebagai respon otomatis, pada wanita orgasme yang terjadi adalah secara bertahap.
Namuin jangan khawatir, disfungsi seksual pada wanita dapat ditanggulangi. Penanggulangan disfungsi seksual pada wanita dapat dilakukan dengan cara:

  • Mengkonsumsi viagra untuk meningkatkan aliran darah ke organ seksual.
  • Penggunaan jelly pelumas khusus pada vagina.
  • Senam kegel untuk meningkatkan daya tahan dan respon terhadap stimulasi seksual.
  • Pemanasan atau teknik foreplay dan stimulasi yang tepat dari pasangan.

Monday, June 11, 2012

Gairah Seks Menurun? Mengapa?

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/06/gairah-seks-menurun-mengapa.html



Bagi seorang wanita,  masa-masa satu bulan setelah melahirkan merupakan masa yang sulit dan juga menggembirakan. Hal ini disebabkan pada masa ini, seorang wanita merasakan bahwa dirinya telah merasa lengkap sebagai seorang wanita, yaitu menjadi seorang ibu dan juga dengan kehadiran bayi baru, aktifitas menjadi seorang ibu merupakan masa-masa yang melelahkan.

Tidak hanya memiliki kondisi yang lemah pasca melahirkan, seorang ibu juga harus senantiasa siap untuk merawat dan menyusui anaknya. Dengan kondisi yang demikian berat, tidak mengherankan apabila dalam masa-masa ini, seorang ibu baru akan memiliki gairah seks yang menurun. Gairah seks yang menurun pasca melahirkan ini biasanya menyebabkan suami atau pasangannya mengeluh, karena kehidupan seksnya tidak seindah pada saat sebelum mempunyai bayi. Mengapa gairah seks wanita menurun pasca melahirkan?

Gairah seks yang menurunpada wanita pasca melahirkan ini disebabkan karena:

  • Kadar hormon.
Pada masa satu bulan hingga tiga bulan pasca melahirkan, hormon prolaktin akan meningkat, sehingga memungkinkan seorang ibu untuk menyusui. Namun peningkatan hormon prolaktin ini mempengaruhi penurunan kadar dopamindalam tubuh, sehingga membuat gairah seks wanita pasca melahirkan mengalami penurunan.

  • Bentuk tubuh berubah.
Pada masa kehamilan, bentuk tubuh wanita akan mengalami perubahan, terutama dalam berat badan dan umumnya perubahan bentuk tubuh ini tidak akan segera kembali ke bentuk aslinya sebelum mengalami kehamilan. Akibatnya wanita akan merasa bahwa dirinya sudah tidak menarik lagi. Dengan anggapan daya tarik seksual yang menurun akan mengakibatkan penurunan gairah seks juga.

  • Trauma.
Trauma rasa sakit yang dirasakan pada saat melahirkan atau disebut trauma perineum, terutama bagi para ibu yang mengalami proses melahirkan yang disertai dengan jahitan yang banyak dan atau pada proses melahirkan dilakukan tindakan pengguntingan jalan lahir/episiotomi. Rasa sakit ini akan masih dapat dirasakan hingga satu sampai tiga bulan pasca melahirkan.

  • Proses menyusui.
Pada tahapan proses menyusui, peningkatan kadar hormon prolaktin akan menyebabkan penipisan dinding vagina, sehingga wanita pasca melahirkan tidak akan mudah terangsang secara seksual. Pada beberapa kasus, orgasme pada perempuan pasca melahirkan tidak tercapai.

Sebenarnya yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana pasangan suami dan istri mampu bekerja sama dalam merawat bayi yang baru lahir. Akan lebih baik jika pikiran dan tenaga difokuskan untuk merawat bayi yang sedang hadir, daripada hanya memikirkan hubungan seksual. Toh, setelah enam bulan usia bayi, kehidupan seksual pasangan suami istri akan bisa kembali normal.

Thursday, May 17, 2012

Apa Saja Tanda-tanda Kehamilan?

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/05/apa-saja-tanda-tanda-kehamilan.html



Kehamilan merupakan suatu proses yang membahagiakan bagi pasangan yang telah menikah. Dengan ditandainya proses kehamilan, seorang wanita merasakan jati diri yang lengkap sebagai seorang perempuan.

Tanda-tanda seorang perempuan mengalami kehamilan memang paling gampang dengan menggunakan alat tester kehamilan ataupun melakukan pemeriksaan medis, namun apabila belum sempat mengunjungi dokter atau melakukan tes kehamilan, ada baiknya menyimak tanda-tanda kehamilan berikut ini.

Beberapa tanda-tanda kehamilanadalah:

  • Payudara membesar
Tanda-tanda payudara yang membesar, daerah areola yang menghitam, dan terlihat lebih banyak pembuluh darah di dada menjadi tanda awal kehamilan. Untuk menghindari ketidaknyamanan, kenakan bra yang sesuai.

  • Mudah lelah
Merasa gampang sekali lelah juga bisa saja jadi pertanda adanya peningkatan hormon dalam tubuh. Untuk sebagian besar perempuan, kelelahan bisa berlangsung selama trimester pertama. Namun, ada juga yang mengalami hingga trimester kedua.

  • Gampang terengah-engah
Mudah terengah-engah saat naik tangga padahal biasanya tidak, ada kemungkinan seorang perempuan mengalami kehamilan. Janin memang membutuhkan oksigen, sehingga perempuan yang sedang mengalami kehamilan kerap kehabisan napas. Gampang terengah-engah akan terjadi sepanjang masa kehamilan, apalagi jika bayi dalam kandungan mulai menekan paru-paru dan diafragma.

  • Mual
Sebagian besar perempuan hamil mengalami mual di pagi hari. Bahkan, mereka mengalami ini hingga enam pekan. Ada pula yang mengalami tidak hanya pagi, tetapi juga sore dan malam hari. Untuk menguranginya, biasakan mengonsumsi makanan ringan seperti biskuit dalam porsi kecil tapi sering.

  • Sering berkemih.
Jika tiba-tiba selalu merasa ingin buang air kecil di malam hari, siap-siap, inilah tanda lain kehamilan. Selama hamil, tubuh akan memproduksi banyak cairan  yang nantinya akan memenuhi kandung kemih.

  • Sakit punggung.
Sakit punggung biasanya dipicu akibat perubahan pada susunan ligamen. Sakit punggung kemungkinan akan bertambah seiring dengan peningkatan tumbuh kembang bayi dalam kandungan.

  • Sakit kepala.
Sakit kepala terjadi akibat perubahan hormon. Bila khawatir perempuan memang benar-benar hamil, hati-hati saat mengonsumsi obat pereda sakit. Carilah obat yang mengandung parasetamol dan berlingkar hijau.

  • Kram pada bawah perut.
Ini gejala menstruasi atau kehamilan? Sulit dibedakan memang. Namun, bila benar kram di bagian bawah perut, mungkin saja rahim sedang mempersiapkan diri menerima kedatangan bayi.

  • Konstipasi atau perut membesar
Jika mulai merasakan tubuh sedikit membesar atau mengalami kesulitan buang air besar, mungkin saja ini ada urusannya dengan tambahan hormon progesteron. Hormon ini memang menurunkan sistem pencernaan.

  • Peningkatan suhu tubuh.
Jika suhu tubuh terus meningkat lebih dari dua minggu bisa juga merupakan tanda-tanda awal kehamilan.

  • Perubahan emosi.
Emosi gampang berubah-ubah bahkan sering meledak-ledak. Perubahan ini disebabkan peningkatan hormon baru.

  • Perubahan nafsu makan.
Selau ingin makan rujak atau menghindari makanan yang menyebabkan perut mual bisa saja merupakan tanda-tanda awal kehamilan.

  • Bercak.
Bercak yang muncul lebih ringan dari menstruasi, disebabkan karena sel telur yang menempel di dinding rahim. Proses ini memang memicu pendarahan ringan.

  • Terlambat menstruasi.
Inilah gejala kehamilan yang paling gampang dideteksi: terlambat menstruasi. Bila jadwal menstruasi biasa teratur dan tiba-tiba terlambat, waspada saja. 

Sunday, May 13, 2012

Gangguan Kulit Saat Hamil, Jenis dan Penanganan

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/05/gangguan-kulit-saat-hamil-jenis-dan.html



Munculnya gangguan kulit biasanya mengiringi perempuan yang sedang hamil. Banyak sekali yang menjadi pemicu munculnya bermacam-macam gangguan kulit yang hanya sementara ini, mulai dari perubahan hormon kewanitaan hingga akibat perubahan fisiologis perempuan yang sedang mengalami kehamilan.

Beberapa keluhan dan gangguan kulit ini akan menghilang dengan sendirinya, seiring dengan berakhirnya proses kehamilan atau pada saat perempuan sudah melahirkan, namun jika gangguan kulit ini disebabkan perubahan bentuk tubuh atau morfologis, biasanya sukar dihilangkan.

Beberapa jenis gangguan kulit pada saat hamil adalah:

Hiperpigmentasi.

Hiperpigmentasi adalah perubahan pigmen atau warna kulit akibat meningkatnya hormon melanin stimulating hormone atau MSH yang bertugas merangsang meningkatnya hormon melanin dalam tubuh. Selain itu, terbentuknya plasenta juga merangsang meningkatnya hormon MSH. 90% wanita hamil mengalami pigmentasi dan biasanya timbul pada trimester pertama dan memudar pasca melahirkan.

Ciri ciri hiperpigmentasi adalah:

  • Munculnya garis kehitaman di tengah perut bagian bawah atau linea nigra.
  • Warna kulit lebih gelap pada daerah puting susu, aerola, ketiak dan kelamin.
Jerawat.

Jerawat disebabkan meningkatnya aktifitas kelenjar minyak dan lemak dan biasa terjadi pada trimester ketiga kehamilan.

Penanganan jerawat yang timbul saat kehamilan adalah:

  • Waspada mengobati jerawat dengan obat oles. Pilih obat jerawat oles yang bisa digunakan untuk ibu hamil, sehingga tidak berbahaya bagi janin.
  • Jaga kebersihan muka.
  • Usahakan jangan memencet jerawat.
  • Lakukan perawatan kulit muka setelah melahirkan dan menyusui.
Melasma.

Melasma adalah perubahan warna kulit yang disebabkan hiperpigmentasi dan hormonal. 50%-70% wanita hamil mengalami melasma dan biasanya timbul pada trimester kedua kehamilan. Melasma dapat memudar pada saat 1 tahun setelah melahirkan. Melasma ditandai dengan adanya bercak kecoklatan ataupun flek hitam pada wajah atau mask of pregnancy.

Penyebab melasma adalah:

  • Keturunan.
  • Paparan sinar matahari langsung.
  • Kurangnya pemakaian tabir surya saat bepergian.
  • Penggunaan kontrasepsi hormonal, seperti suntik.
  • Sering melahirkan.
Penangan terjadinya melasma adalah:

  • Hindari paparan sinar matahari langsung.
  • Gunakan tabir surya yang mengandung brood spectrum yaitu penangkal UVA dan UVB.
  • Sebaiknya hindari keluar rumah antara pukul 9 pagi hingga 4 sore.
  • Kenakan topi atau payung saat berada di luar ruangan.
  • Tetap memakai sunscreen walaupun berada di dalam ruangan, karena gelombang UVA bisa menembus ruangan.
  • Hindari penggunaan kosmetik yang bisa menyebabkan iritasi kulit, terutama jika kulit ibu hamil sensitif.
Varises.

Varises adalah munculnya urat pembuluh darah balik berwarna kehijauan. Varises ini biasa dialami pada 40% perempuan yang mengalami kehamilan.

Penyebab varises pada kehamilan adalah:

  • Perubahan hormon yang merangsang pertumbuhan pembuluh darah baru.
  • Perubahan hormon yang memicu peningkatan volume aliran darah.
  • Perubahan hormon yang merangsang pelebaran pembuluh darah.
  • Beban berlebih yang ditanggung oleh organ jantung, hati dan ginjal.
  • Riwayat keluarga.
  • Kerusakan katup jantung yang menghambat aliran darah.
Penanganan varises ini adalah:

  • Sebaiknya hindari duduk atau berdiri terlalu lama.
  • Pada saat berdiri, ibu hamil sebaiknya menyeimbangkan tungkai secara bergantian sebagai tumpuan, agar aliran darah lancar.
  • Gunakan elastic stocking yang membantu mengencangkan betis.
  • Oleskan gel atau cream pengurang pegal dan kelelahan yang aman untuk ibu hamil.

Saturday, May 12, 2012

Macam Perubahan Selama Kehamilan

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/05/macam-perubahan-selama-kehamilan.html



Sejak dinyatakan positif mengalami kehamilan, tubuh wanita mengalami beberapa proses perubahan yang signifikan. Perubahan tersebut bisa saja bermacam macam yang bisa berakibat pada timbulnya masalah pada kulit, baik kulit tubuh ataupun pada kulit wajah.

Memang idealnya kehamilan terjadi pada usia 23-35 tahun, hal ini disebabkan kesiapan tubuh yang optimal dalam menerima perubahan tubuh yang terjadi selama masa kehamilan, terutama elastisitas kulit yang masih baik.

Beberapa perubahan yang terjadi selama kehamilan antara lain disebabkan oleh:

Perubahan hormonal.

Perubahan hormonal disebabkan pada saat kehamilan, sejumlah hormon pendukung kehamilan diproduksi oleh tubuh, antara lain:

  • Hormon Human Placental Lactogen/HPL.
  • Hormon relaksin.
  • Hormon esterogen.
  • Hormon progesteron.
  • Hormon Melanocyte Stimulating Hormone/MSH.
Meningkatnya jumlah hormon diatas dapat mempengaruhi kulit, misalnya peningkatan hormon esterogen dapat menyebabkan timbulnya jerawat dan kulit kering.

Perubahan imunologik.

Perubahan imunologik adalah perubahan tubuh untuk beradaptasi dengan kehadiran janin. Janin yang pada awalnya di anggap benda asing, dapat dikenali dan diterima, sehingga tidak di serang oleh kekebalan tubuh.

Perubahan fisiologis.

Perubahan fisiologis adalah perubahan mendasar pada seluruh sistem tubuh dan genitalia. Perubahan ini dimaksudkan untuk menunjang tumbuh kembang janin dalam rahim. Beberapa perubahan yang terjadi adalah:

  • Rahim melebar.
  • Volume darah meningkat.
  • Penumpukan pigmen kulit yang menyebabkan hiperpigmentasi.
Akibat dari hiperpigmentasi adalah timbulnya melasma dan topeng kehamilan.

Perubahan metabolik.

Perubahan metabolik adalah perubahan pada proses-proses kimia didalam tubuh yang meliputi:

  • Penyerapan air.
  • Penguraian zat makanan.
  • Pendistribusian makanan dan nutrisi.
Berbagai dampak perubahan metabolik tersebut menyebabkan terjadinya peregangan pada kulit akibat membesarnya janin dan cairan ketuban. Pada beberapa kasus, peregangan kulit yang terjadi secara maksimum, menyebabkan kulit mengalami perobekan dan meninggalkan stretch-marks. 

Tips Hindarkan Kaki Pegal Ibu Hamil

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/05/tips-hindarkan-kaki-pegal-ibu-hamil.html



Kaki sering merasa pegal dan lelah biasa dijumpai pada ibu hamil yang mempunyai usia kehamilan diatas trimester ke-dua. Kaki pegal pada ibu hamil disebabkan karena pertambahan berat badan yang mencapai puncaknya.

Penyebab lain dari timbulnya kaki pegal pada kehamilan adalah kurang lancarnya peredaran darah pada kaki. Lancarnya peredaran darah kaki, selain mengurangi rasa pegal, juga membuat keluhan kram dan varises berkurang.

Berikut ini tips hindarkan kaki pegal pada ibu hamil adalah:

  • Jaga sikap tubuh.
Saat duduk, duduklah dengan santai dan punggung tersangga dengan baik. Saat berdiri, taruh beban di kaki kiri dan kanan bergantian. Saat berbaring, pastikan letak dada dan jantung lebih tinggi.

  • Lakukan olah raga.
Olah raga ringan ataupun aktifitas ringan seperti jalan kaki, berenang, berlatih yoga ataupun pilates. Kegiatan tersebut membuat pembuluh venna pada betis aktif memompa darah kembali ke jantung, dengan begitu akan mengurangi kemungkinan varises yang terjadi.

  • Senam kaki.
Lakukan senam kaki dengan cara luruskan kedua kaki, lalu putar pergelangan kaki, agar pembuluh darah balik pada kaki tidak terhambat. Lakukan setiap 10 menit.

  • Susu.
Konsumsi susu dalam jumlah yang cukup, agar asupan kalsium tidak berkurang dan menjaga kesehatan tulang, terutama tulang pada telapak kaki dan betis.

  • Stocking khusus.
Kenakan stocking khusus untuk menyangga betis, sehingga ikut membantu memperlancar peredaran darah pada kaki.
  • Oleskan pereda nyeri.

Oleskan pereda nyeri yang khusus diperuntukkan bagi ibu hamil, sehingga aman bagi janin dan kehamilan ibu tersebut karena tidak menimbulkan efek samping.

Silakan mencoba...

Friday, May 11, 2012

Yoga Fusion, Senam Ibu Hamil 5

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/05/yoga-fusion-senam-ibu-hamil-5.html



Yoga fusion adalah suatu gerakan yoga yang khusus digunakan untuk ibu hamil. Yoga fusion itu sendiri adalah suatu gerakan yang menggabungkan gerakan yoga dengan pilates. Yoga merupakan suatu gerakan tubuh, yang mengutamakan pengaturan pernafasan dalam melakukan gerakan senam.

Yoga fusion akan mencapai hasil maksimal apabila dilakukan dua kali setiap minggunya, dan dilakukan pada pagi hari. Bagi yang rutin melakukan yoga fusion, dipercaya bisa melancarkan proses kehamilan dan persalinan yang akan dialami kelak di kemudian hari.

Gerakan yoga fusion terbagi menjadi 5 gerakan dasar, yaitu:

·        Peregangan leher dan bahu.
·        Peregangan tubuh.
·        Peregangan kaki.
·        Gerakan dinamis.
·        Yoga berpasangan.

Berikut ini macam gerakan dasar yoga fusion, yaitu yoga berpasangan:

Gerakan warrior.
  • Berdiri dengan posisi tubuh tegak, saling membelakangi pasangan.
  • Buka kedua kaki ke arah samping sejauh-jauhnya.
  • Rentangkan kedua tangan hingga membentuk satu garis lurus dengan bahu.
  • Tekuk kaki kanan 900 secara paralel dengan kaki pasangan, sementara kaki kiri tetap dalam keadaan lurus.
  • Arahkan pandangan lurus ke depan.
Gerakan triangle.

  • Berdiri dengan posisi tubuh tegak, saling membelakangi pasangan.
  • Buka kedua kaki ke arah samping sejauh-jauhnya.
  • Gerakkan kaki kanan ke depan paralel lurus dengan kaki pasangan, kaki kiri di tekuk.
  • Angkat tangan kiri ke atas, tangan kanan diturunkan, tetapi tetap dalam satu posisi garis lurus. Arahkan pandangan ke samping. Bila memungkinkan, tangan kiri dan kanan peserta dan pasangan bisa saling berpasangan, seperti posisi bersalaman dengan telapak tangan ke arah belakang tubuh masing-masing.
  • Lakukan secara bergantian dengan arah yang berbeda sesuai irama.
Gerakan wide squast.

  • Berdiri dengan posisi tegak, saling membelakangi pasangan.
  • Buka kedua kaki kearah samping selebar bahu, tekuk lutut.
  • Rentangkan kedua tangan ke samping dengan posisi telapak tangan menghadap ke arah luar.
  • Tarik kedua tangan ke arah dada dan pertemukan kedua telapak tangan.
Manfaat yoga berpasangan:

  • Melatih otot-otot bagian bawah untuk persiapan proses persalinan.
  • Membantu ibu hamil merasa tenang, karena pasangan selalu berada di sampingnya.
  • Meningkatkan kemesraan hubungan antara ibu hamil dan pasangan.

Thursday, May 10, 2012

Yoga Fusion, Senam Ibu Hamil 4

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/05/yoga-fusion-senam-ibu-hamil-4.html



Yoga fusion adalah suatu gerakan yoga yang khusus digunakan untuk ibu hamil. Yoga fusion itu sendiri adalah suatu gerakan yang menggabungkan gerakan yoga dengan pilates. Yoga merupakan suatu gerakan tubuh, yang mengutamakan pengaturan pernafasan dalam melakukan gerakan senam.

Yoga fusion akan mencapai hasil maksimal apabila dilakukan dua kali setiap minggunya, dan dilakukan pada pagi hari. Bagi yang rutin melakukan yoga fusion, dipercaya bisa melancarkan proses kehamilan dan persalinan yang akan dialami kelak di kemudian hari.

Gerakan yoga fusion terbagi menjadi 5 gerakan dasar, yaitu:

·        Peregangan leher dan bahu.
·        Peregangan tubuh.
·        Peregangan kaki.
·        Gerakan dinamis.
·        Yoga berpasangan.

Berikut ini macam gerakan dasar yoga fusion, yaitu gerakan dinamis:

Gerakan side dynamis lunges.

  • Berdiri dengan posisi tegak, kedua kaki dibuka selebar bahu.
  • Tekuk kaki kanan, gerakkan kedua tangan dengan gemulai ke arah kanan dan kiri sesuai irama nafas.
  • Ulangi gerakan yang sama dengan kaki kiri yang ditekuk.
Gerakan one leg up and down.

  • Berdiri dengan posisi tegak, kedua kaki dibuka selebar bahu.
  • Letakkan kedua tangan pada pinggang, angkat kaki kanan, tahan sebentar, lalu turunkan.
  • Ulangi gerakan yang sama menggunakan kaki kiri.
Gerakan step touch.

  • Berdiri dengan posisi tegak, kedua kaki dirapatkan.
  • Angkat berjinjit kaki kiri, lalu lakukan gerakan tepuk tangan ke arah kanan seperti menari sesuai irama musik.
  • Ulangi gerakan yang sama menggunakan kaki kanan dan tepuk tangan ke arah kiri.
Gerakan hips side and slow.

  • Berdiri dengan posisi tegak, kedua kaki dibuka selebar bahu.
  • Letakkan kedua tangan pada pinggul.
  • Gerakkan pinggul ke kiri dan ke kanan berulang-ulang sambil mengikuti irama musik.
Manfaat gerakan dinamis adalah:

  • Melatih jantung dengan gerakan langkah-langkah perlahan dalam bentuk tarian sederhana.
  • Menguatkan otot-otot lengan, paha dan kaki.
  • Melenturkan otot-otot sekitar pinggul.

Wednesday, May 9, 2012

Yoga Fusion, Senam Ibu Hamil 3

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/05/yoga-fusion-senam-ibu-hamil-3.html



Yoga fusion adalah suatu gerakan yoga yang khusus digunakan untuk ibu hamil. Yoga fusion itu sendiri adalah suatu gerakan yang menggabungkan gerakan yoga dengan pilates. Yoga merupakan suatu gerakan tubuh, yang mengutamakan pengaturan pernafasan dalam melakukan gerakan senam. 

Yoga fusion akan mencapai hasil maksimal apabila dilakukan dua kali setiap minggunya, dan dilakukan pada pagi hari. Bagi yang rutin melakukan yoga fusion, dipercaya bisa melancarkan proses kehamilan dan persalinan yang akan dialami kelak di kemudian hari. 

Gerakan yoga fusion terbagi menjadi 5 gerakan dasar, yaitu: 

·        Peregangan leher dan bahu.
·        Peregangan tubuh.
·        Peregangan kaki.
·        Gerakan dinamis.
·        Yoga berpasangan. 

Berikut ini macam gerakan dasar yoga fusion, yaitu peregangan kaki: 

Gerakan flexion and extension. 

  • Dalam posisi duduk di lantai, luruskan kedua kaki ke depan, kedua tangan di belakang tubuh untuk menopang.
  • Rapatkan semua jari kaki, lalu regangkan menjauh dari tubuh, sehingga membentuk seperti anak panah sambil menarik napas.
  • Tarik kedua telapak kaki bersamaan ke arah tubuh, sambil hembuskan napas. Ulangi beberapa kali.
Gerakan flex, turn out and diamond. 

  • Dalam posisi duduk di lantai, luruskan kedua kaki ke depan, kedua tangan di belakang tubuh untuk menopang.
  • Kedua telapak kaki lurus, tarik napas.
  • Dengan kedua tumit tetap saling bertemu, gerakkan kedua telapak kaki ke arah luar/samping kanan dan kiri sambil menghembuskan napas. Ulangi beberapa kali.
Gerakan butterfly. 

  • Dalam posisi duduk di lantai, luruskan kedua kaki ke depan, kedua tangan di belakang tubuh untuk menopang.
  • Dengan kedua tumit tetap saling bertemu, gerakkan kedua telapak kaki ke arah luar/samping kanan dan kiri sambil menghembuskan napas. Ulangi beberapa kali.
  • Sambil menghembuskan napas, tarik kedua tumit mendekati tubuh dengan menekuk kedua lutut, sehingga membentuk sayap kupu-kupu. Ulangi beberapa kali.
Manfaat gerakan peregangan kaki ini adalah: 

  • Meregangkan dan mengendurkan otot-otot kaki dan telapak kaki.
  • Mencegah terjadinya varises dan kram pada betis dan telapak kaki.
  • Menguatkan otot-otot di sekitar lutut, sehingga mampu menopang beban berat janin yang kian bertambah seiring pertambahan usia kehamilan.

Yoga Fusion, Senam Ibu Hamil 2

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/05/yoga-fusion-senam-ibu-hamil-2.html



Yoga fusion adalah suatu gerakan yoga yang khusus digunakan untuk ibu hamil. Yoga fusion itu sendiri adalah suatu gerakan yang menggabungkan gerakan yoga dengan pilates. Yoga merupakan suatu gerakan tubuh, yang mengutamakan pengaturan pernafasan dalam melakukan gerakan senam. 

Yoga fusion akan mencapai hasil maksimal apabila dilakukan dua kali setiap minggunya, dan dilakukan pada pagi hari. Bagi yang rutin melakukan yoga fusion, dipercaya bisa melancarkan proses kehamilan dan persalinan yang akan dialami kelak di kemudian hari. 

Gerakan yoga fusion terbagi menjadi 5 gerakan dasar, yaitu: 

·        Peregangan leher dan bahu.
·        Peregangan tubuh.
·        Peregangan kaki.
·        Gerakan dinamis.
·        Yoga berpasangan.
Berikut ini macam gerakan dasar yoga fusion, yaitu peregangan tubuh: 

Gerakan rolling spine: 

  • Duduk santai, kedua telapak kaki saling berhadapan dan bertemu. Pegang kedua telapak kaki dengan kedua tangan. Tubuh tegak dan pandangan lurus ke depan.
  • Arahkan tubuh ke depan seperti hendak membungkuk, tetapi kepala, leher dan punggung tetap membentuk satu garis lurus. Tahan beberapa saat, lalu tegakkan tubuh kembali.
Gerakan side stretch: 

  • Duduk santai, kedua telapak kaki saling berhadapan dan bertemu. Pegang kedua telapak kaki dengan kedua tangan. Tubuh tegak dan pandangan lurus ke depan.
  • Gerakkan tubuh ke arah samping kanan, tahan beberapa saat, lalu tubuh kembali ke posisi tegak. 
  • Lakukan hal yang sama dengan gerakan tubuh ke arah samping kiri.
Gerakan upper body stretch: 

  • Duduk santai, kedua telapak kaki saling berhadapan dan bertemu. Pegang kedua telapak kaki dengan kedua tangan. Tubuh tegak dan pandangan lurus ke depan.
  • Letakkan tangan kanan di lantai untuk menopang tubuh. Angkat tangan kiri hingga melengkung di atas kepala. Tahan beberapa saat, lalu diturunkan.
  • Lakukan gerakan yang sama dengan tangan kiri di lantai dan tangan kanan diangkat.
Manfaat gerakan peregangan tubuh ini adalah:
·        Meregangkan otot-otot tubuh di sekitar pinggang dan panggul.
·        Mencegah nyeri pinggang.
·        Mencegah sakit punggung.
·        Menjaga kelenturan tubuh.

Yoga Fusion, Senam Ibu Hamil 1


Yoga fusion adalah suatu gerakan yoga yang khusus digunakan untuk ibu hamil. Yoga fusion itu sendiri adalah suatu gerakan yang menggabungkan gerakan yoga dengan pilates. Yoga merupakan suatu gerakan tubuh, yang mengutamakan pengaturan pernafasan dalam melakukan gerakan senam. 

Yoga fusion akan mencapai hasil maksimal apabila dilakukan dua kali setiap minggunya, dan dilakukan pada pagi hari. Bagi yang rutin melakukan yoga fusion, dipercaya bisa melancarkan proses kehamilan dan persalinan yang akan dialami kelak di kemudian hari. 

Gerakan yoga fusion terbagi menjadi 5 gerakan dasar, yaitu: 

·        Peregangan leher dan bahu.
·        Peregangan tubuh.
·        Peregangan kaki.
·        Gerakan dinamis.
·        Yoga berpasangan. 

Berikut ini macam gerakan dasar yoga fusion, yaitu peregangan leher dan bahu: 

Gerakan neck stretch. 

  • Duduk santai bersila, tubuh tegak, kedua tangan diatas lutut dan pandangan lurus ke depan.
  • Tarik napas, gerakkan leher kearah kanan sambil menghembuskan napas. Arahkan pandangan mata ke sudut luar bahu kanan. Tahan posisi ini 3 kali hitungan napas. Maksudnya tarik napas dan hembuskan sebanyak 3 kali.
  • Gerakkan kepala kembali ke depan.
  • Lakukan gerakan yang sama ke arah kiri.
  • Ulangi gerakan sebanyak lima kali
Manfaat gerakan neck scretch:
·        Melemaskan otot-otot sekitar leher dan bahu.
·        Mencegah ketegangan pada otot-otot leher dan bahu. 

Gerakan arm stretch.  

·        Duduk santai bersila, tubuh tegak, kedua tangan diatas lutut dan pandangan lurus ke depan. 
·       Rentangkan kedua tangan kearah samping sehingga membentuk satu garis lurus sejajar dengan kedua bahu. 

Telapak tangan ke depan. 

  • Arahkan telapak tangan ke depan sambil tarik napas, lalu kepalkan telapak tangan sambil menghembuskan napas/single breath.
  • Buka telapak tangan sambil tarik napas sebanyak dua kali. Lalu kepalkan telapak tangan sambil menghembuskan napas dua kali/double breath.
Telapak tangan ke belakang. 

  • Arahkan telapak tangan ke belakang sambil menarik napas. Lalu dorong telapak tangan ke belakang sambil menghembuskan napas/single breath.
  • Buka telapak tangan sambil tarik napas sebanyak dua kali. Lalu dorong telapak tangan ke belakang sambil menghembuskan napas dua kali/double breath.
Manfaat gerakan arm stretch:
·        Menguatkan otot-otot lengan dan tangan, terutama di sekitar pergelangan telapak tangan. Gerakan ini juga mencegah terjadinya akibat terkilir ketika menggendong bayi kelak.
·        Mengencangkan otot-otot sepanjang lengan, terutama otot bagian bawah lengan dekat ketiak, agar tidak cepat mengendur.