Thursday, June 5, 2008

OLAGRAGA DENGAN AIR

AQUATIC THERAPY

Dari : Laura Inverarity D. O.
Modifikasi : Jowir
Fisioterapis Anda

Aquatic therapy atau pool therapy merupakan program latihan yang pelaksanaannya di dalam air. Jenis terapi ini merupakan bentuk latihan yang dapat digunakan untuk menangani berbagai kasus atau kondisi. Aquatic therapy menggunakan keberadaan air untuk membantu proses penyembuhan dan pelaksanaan latihan.
Salah satu keuntungan aquatic therapy ini adalah adanya buoyancy/daya apung yang disediakan oleh air. Daya apung ini berfungsi mengurangi jumlah berat badan dengan cara menurunkan kekuatan yang dihasilkan oleh tekanan pada sendi. Aspek inilah yang menguntungkan dan aquatic therapy ini tepat untuk kondisi arthritis, proses penyembuhan pada kasus patah tulang atau siapa saja yang merasa gemuk. Dengan adanya penurunan tenaga tersebut membuat tekanan yang dihasilkan oleh sendi menjadi mudah dan mengurangi nyeri ketika melakukan latihan.
Viscosity atau sifat kental yang dihasilkan air merupakan sumber tahanan terbaik yang dapat memudahkan program latihan pada aquatic therapy. Tahanan tersebut dipakai untuk penguatan otot tanpa membutuhkan beban. Menggunakan double tahanan yang dihasilkan air (buoyancy dan viscosity) untuk menguatkan group otot yang apabila dilaksanakan diluar air tidak bisa atau bahkan tidak mungkin tetapi ketika dilaksanakan diair penguatan group otot ini dapat dalaksanakan.


Aquatic therapy juga memanfaatkan tekanan hidrostatik untuk menurunkan pembengkakan dan meningkatkan posisi kesadaran sendi. Tekanan hidrostatik menghasilkan tenaga yang tegak lurus dengan permukaan tubuh pasien. Tekanan ini membuat sendi lebih menyadari di posisi mana ia berada, sehingga hasilnya terjadi peningkatan propiosepsi/rasa gerak. Propiosepsi ini penting untuk kondisi sprain persendian dimana ligament menjadi nyeri dan propiosepsi menurun. Tekanan hidrostatik juga membantu menurunkan tekanan pada sendi dan pembangkakan pada jaringan lunak sebagai hasil dari cidera atau penyakit arthritis.
Kemudian, kehangatan air yang dialami selama melakukan aquatic therapy membantu membuat otot menjadi relaks dan terjadi pelebaran pembuluh darah vena, dan meningkatkan asupan darah kedaerah yang mengalami cidera. Pasien dengan ketegangan otot, nyeri punggung dan fibromyalgia mendapatkan efek therapeutic ketika melakukan aqua therapy ini.
Yang perlu diketahui bahwa aqua therapy tidak cocok untuk semua orang. Orang dengan gangguan/penyakit jantung tidak diikutsertakan dalam therapy ini. Begitu juga orang yang demam, infeksi atau bladder/bowel inkontinensia bukan merupakan kandidat untuk therapy ini. Selalu diskusikan terlebih dahulu pada dokter atau fisioterapi yang berkompeten dalam bidang ini. Selamat mencoba.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.