Sunday, November 8, 2009

Digigit Tikus



 

Tikus memang binatang yang menjengkelkan.

Di Laboratorium Tikus banyak jasanya yaitu sebagai binatang percobaan.

Ada banyak spesies Tikus, ada Tikus sawah, Tikus selokan, dll. Di Thailand dan Indonesia,  Tikus sawah dapat menjadi wabah yang  merusak tanaman padi. Di Thailand Tikus ramai-ramai di tangkap, dagingnya dijadikan Dendeng Tikus dan dijual di pasar tradisionil. Rakyat disana banyak menyukai Dendeng Tikus ini.

Saya pernah kedatangan pasien dalam waktu yang berbeda dengan keluhan Luka. Pasien A luka di Jempol kaki kiri dan pasien B lukan di Telinga kanan.

Dari anamnesa ( tanya jawab ) pasien-pasien tsb berkisah bahwa udara yang panas di musim kemarau menyebabkan mereka tidur di lantai rumah mereka hanya dialasi sebuah tikar. Suhu lantai yang agak dingin membuat tidur mereka  lebih nyaman.

Rupanya Tikus-tikus yang kelaparan di halaman rumah memasuki rumah mereka dan mencari makanan. Ketika melewati kaki dan kepala pasien tadi, Tikus-tikus kelaparan tadi rupanya mencoba melahap Jari kaki dan Telinga pasien yang sedang tidur.

Rasa sakit tergigit Tikus menyebabkan mereka terbangun dan kaget ketika mengetahui Jempol kaki dan Telinga mereka  berdarah. Mereka panik dan beramai-ramai mencari sang Tikus. Tidak diceritakan apakah mereka dapat menangkap Tikus tadi yang menjadi penyebab luka di tubuh mereka.

Mulai sekarang kita harus memberantas Tikus yang berkeliaran di sekitar rumah mereka. Ada banyak cara untuk menangkap Tikus a.l.: dengan jepretan tikus, kurungan tikus, lem tikus, racun tikus.

Alat pengusir Tikus  yang  memakai listrik pun sudah ada dijual. Bunyi dengan gelombang tertentu konon dapat membuat tikus menghindari ruangan yang dipasang alat tsb.

Tikus rupanya akan menghindar bila mendengar bunyi dengan frekwensi tertentu. Dari beberapa orang penjual Jangkrik, konon suara jangkrik akan membuat Tikus menghindari ruangan dimana terdapat bunyi jangkrik. Bila anda ingin mencoba, dapat memelihara beberapa ekor Jangkrik jantan yang ditaruh di beberapa tempat di sekitar atau di dalam rumah kita. Semoga rumah anda terbebas dari Tikus.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.