Friday, March 30, 2012

Cara Mengatasi Terlambat Datang Bulan


Cara Mengatasi Terlambat Datang Bulan - ada berbagai langkah dan cara mengatasi terlambat datang bulan serta banyak juga hal yang bisa menjadikan orang terlambat datang bulan. Memang ini merupakan permasalahan umum bagi para remaja putri yang sedang memasuki masa pubertas. Dimana kondisi ini menjadikan belum teraturnya fase datang bulan yang diakibatkan karena banyak faktor intern dari kondisi pikiran serta tubuh para remaja putri tersebut yang belum stabil pada masa pubertas.
Cara Mengatasi Terlambat Datang Bulan
Salah satu faktor penentu adalah masalah kejiwaan, biasa terjadi pada remaja putri yang banyak pikiran dan masalah yang selalu menjadikan beban dalam pikiran cenderung akan mengalami terlambat datang bulan. Dimana terjadinya stress yang terjadi secara tidak sadar akan beban masalah yang timbul dalam kehidupan bersosial. Pada faktor ini bisa diatasi dengan mensiasati cara pandang serta berfikir secara matang dengan konsep pendewasaan diri para remaja putri. Sehingga intensitas dalam berpikir bisa dikontrol dan tidak menjadikan sebuah beban dalam kepala, faktor lain yang wajar ialah karena keadaan tubuh yang kurang sehat dan tidak seimbangnya hormon tubuh.

Faktor kedua karena beberapa penyakit yang sering kali muncul dan menjadikan telat datang bulan. Faktor yang satu ini perlu di waspadai keberadaannya sehingga bisa ketahuan sebelum memasuki fase yang lebih gawat lagi. Jika terlambat datang bulan disertai beberapa keanehan, segera kunjungi dokter terdekat untuk memastikan apakah itu normal apa abnormal.

Dan berikut ini kelainan pada saat menstruasi :

Menstruasi yang menyakitkan atau dysmenorrhea.

Dysmenorrhea pertama biasanya dihubungkan dengan naiknya kadar kimia alami di dalam tubuh saat ovulasi, yang menyebabkan rasa sakit. Dysmenorrhea kedua merupakan tanda suatu kelainan mendasar. Dysmenorrhea kedua ini mempengaruhi wanita yang belum pernah menstruasi sebelumnya.Kelainan reproduksi, endometriosis, atau fibroids dapat menimbulkan menstruasi dengan rasa sakit, dan satu-satunya cara untuk mengetahui penyebabnya secara pasti adalah dengan memeriksakannya ke dokter. Gejala dysmenorrhea termasuk rasa sakit pada punggung bagian bawah atau kaki, kram perut, atau sakit pada tulang panggul. Kelainan menstruasi ini dapat menunjukkan ketidaksuburan.

Menstruasi yang sangat hebat, atau menorrhagia.

Ketidakseimbangan hormon atau kelainan rahim dapat menyebabkan volume darah menstruasi yang sangat tinggi, namun Dr Minkin mengatakan bahwa penyebabnya tidak selalu jelas. Jika wanita mengalami menstruasi selama tujuh hari atau lebih, dan darah yang keluar tidak tertampung lagi oleh pembalut, maka kemungkinan ia menderita menorrhagia. Darah yang menggumpal juga sebenarnya normal, namun gumpalan darah dalam jumlah besar merupakan tanda “heavy periods”.Menorrhagia dapat menyebabkan anemia, jadi pastikan Anda mengonsumsi cukup banyak zat besi. Daging yang tidak berlemak, sayuran hijau, sereal, oatmeal, kacang kedelai rebus, dan kacang-kacangan lain, merupakan sumber zat besi yang baik. Anda mungkin membutuhkan obat-obatan dari dokter untuk mengatasi menstruasi yang berlebihan atau anemia, namun pastikan bahwa dokter tahu jika misalnya Anda sedang berusaha hamil.

Menstruasi tidak teratur, atau oligomenorrhea.

Menstruasi yang tidak dapat diprediksi datangnya termasuk normal, namun hanya bila hal ini terjadi pada tahun pertama wanita mengalami menstruasi dan saat perimenopause (tahun-tahun menjelang menopause). Ketidakseimbangan hormon atau kelainan juga menyebabkan haid tidak teratur, yang dapat memengaruhi tingkat kesuburan dan kesempatan wanita untuk mendapatkan bayi.
Tidak mengalami menstruasi atau amenorrhea.

Jika wanita tidak mengalami menstruasi selama tiga bulan, kemungkinan ia sedang hamil. Namun penyebab lainnya bisa juga karena ia mengalami amenorrhea, perimenopause, atau menopause. Penyebab yang paling umum dari absennya menstruasi adalah kehamilan. Amenorrhea juga merupakan efek samping dari penyakit, stres, latihan terlalu berat, atau turunnya berat badan yang terlalu banyak. Jika wanita tidak menstruasi, bisa jadi ia tidak berovulasi (tidak melepas telur setiap bulan). Jika tidak berovulasi maka ia akan kesulitan hamil. Penderita sebaiknya menghindari diet dan latihan yang ketat.

http://id.wikipedia.org/wiki/Menstruasi#Kelainan_menstruasi

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.