Friday, March 23, 2012

Mesin Batik Tulis CNC Karya SMK N 4 Jakarta

Mesin Batik Tulis CNC karya SMK N 4 Jakarta - kemajuan teknologi yang kian modern membuat kita harus terus belajar dan berfikir agar tidak tertinggal dari negara lain. Apalagi hal itu bisa meningkatkan penghasilan kita bahkan negara. Setelah kemarin anak smk di solo bisa membuat mobil ESEMKA dengan kualitas yang tidak jauh dengan mobil mewah buatan luar negeri, Kini giliran anak SMK N 4 Jakarta yang bisa membuat mesin batik tulis modern.

Penemuan mesin batik ini merupakan sebuah prestasi yang patut kita banggakan pasalnya selain bisa meningkatkan produksi batik dalam jumlah yang banyak dan waktu yang cepat mesin ini juga merupakan salah satu mesin dengan sistem kerja yang canggih. Baju batik yang merupakan salah satu batik indonesia sebagai warisan budaya harus kita lestarikan agar terus terjaga keberadaaanya.



Mesin batik tulis ini di rancang khusus dengan sistem CNC yang merupakan sebuah mesin produksi canggih masa kini. Bentuk yang menyerupai mesin bubut manual ini sangat cocok untuk proses produksi apalagi sistem controlnya dengan komputer sehingga tidak perlu rumit untuk setting kerjanya.

Jarum bisa bergerak meliuk-liuk mengikuti desain batik yang sudah dibuat dengan software Corel Draw atau Paint Windows. Robot itu terlihat lincah ketika diperagakan membatik desain Tugu Monas. Gambar sepasang kepala ondel-ondel yang terlihat rumit juga mampu dilahap robot tersebut dengan baik. Robot yang hanya menyedot setrum setara dengan setrika itu juga tidak rewel ketika membatik model ukiran dengan puluhan lengkungan.

Agus menceritakan, gagasan membuat robot pembatik tersebut muncul sekitar Juni lalu. Saat itu, SMKN 4 Jakarta sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti kontes produk kreatif Indonesia. Sebulan kemudian, robot yang dibuat keroyokan dengan modal awal dari kantong pribadi Agus tersebut jadi. Dia menuturkan, 75 persen komponen robot itu disusun dari alat-alat yang bisa diciptakan siswa sendiri. Sisanya sekitar 25 persen adalah produk impor.

Pertama memamerkan robot pembatik itu, Agus menerima banyak pujian dan banyak pula cibiran. “Saya kaget. Ini karya kami pertama yang mendapat respons pro dan kontra,” tutur pria yang menjadi guru sejak 1980 itu. Respons positif atau pujian muncul karena robot pembatik tersebut adalah karya terbaru dalam memodernisasi batik tulis. Robot pembatik itu bisa menyaingi teknologi batik cetak yang motifnya monoton.

Sungguh penemuan yang harus kita kembangkan, selamat buat Pak Agus dan SMK N 4 Jakarta yang sudah menemukan mesin batik tulis . semoga kedepannya bisa lebih sempurna dan bisa di produksi dalam jumlah yang banyak.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.