Saturday, March 31, 2012

Penggunaan suara walet 24 jam mengganggu tetangga

Suara walet hampir dimanapun terdengar, semua berlomba membunyikan sound systemnya dengan keras dengan harapan mampu memanggil burung walet yang banyak. Tanpa peduli dengan tetangga kiri dan kanan. Tanpa peduli waktu ibadah. Tanpa peduli jam malam. Yang penting burung walet datang.

Hal ini menyebabkan beberapa orang mengeluh akan tindakan pemilik rumah walet. Karena beberapa pemilik rumah walet tidak pernah mengindahkan toleransi antara tetangga. Secara logika burung walet pulang sore hari dan pergi pagi hari. Burung walet tidak mungkin keluar lagi pada waktu malam hari. Tidak perlu takut jika burung memang sudah tinggal dan bersarang di tempat anda tidak akan pindah kemanapun karena suara walet. Mengapa suara walet harus dihidupkan 24 jam?

Ada pepatah "Tong Kosong Nyaring Bunyinya". Rumah dengan suara paling besar berarti isinya paling sedikit. Percaya atau tidak kebanyakan rumah walet seperti itu. Suara walet denga volume yang besar dan 24 jam sangat menganggu tetangga karena banyak kasus terjadi akibat suara walet yang hidup 24 jam seperti mengganggu jam tidur, mengganggu ibadah, mengganggu ketenangan, tetangga ngomel, pencurian sarang walet, didemo warga, dilapor ke RT dll..

Apakah anda pernah merasakan di posisi tetangga anda? Apakah anda pernah berpikir bahwa doa dari tetangga membantu anda berhasil di bidang walet? Toleransi dengan tetangga yang tinggal di lingkungan anda. Hati mereka yang senang akan membawa berkah dan keberuntungan untuk anda. Gunakan suara walet dengan volume yang sewajarnya dan waktu yang tepat.

Saya hanya menggunakan suara panggil dari pukul 15.00 - 18.30. Senangnya, ternyata senyum dengan tetangga pun tetap terjaga hingga hari ini. Mencari uang dengan etika, Memanggil walet pun dengan etika. 


asal http://www.waletstore.com/penggunaan-suara-walet-24-jam-mengganggu-tetangga.html

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.