Wednesday, April 25, 2012

Kesalahan Pola Pengasuhan Anak, Apa Saja?

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/04/kesalahan-pola-pengasuhan-anak-apa-saja.html



Pengasuhan anak yang seringkali dilakukan oleh sebagian besar orang tua, terkadang membuat para orang tua cemas dan ragu apakah pola pengasuhan yang telah dilakukan benar atau tidak. Terkadang sebagian orang tua tidak sadar bahwa apa yang mereka contohkan atau perintahkan, bisa saja mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan mental anak kelak.

Beberapa hal berikut ini bisa dijadikan pertimbangan agar tidak terjadi lagi pola pengasuhan yang keliru. Kesalahan-kesalahan berikut ini, sering tak kita sadari, padahal berpengaruh buruk pada anak-anak, yaitu :

  • Minta anak berbohong.
Anak pun paham bahwa berbohong itu boleh. Sedikit demi sedikit ia belajar berbohong, hingga kelak mahir mengelabui orang tua.

  • SMS tiada henti.
Anak belajar memahami bahwa kehadirannya tidak penting dan kemudian mengembangkan perilaku masa bodoh.

  • Tidak sportif.
Anak belajar menyalahkan orang lain, tidak menerima kekalahan dan tidak punya cara lebih baik untuk menghibur diri selain menyalahkan.

  • Bermuka dua.
Anak belajar bersikap munafik, pura-pura baik supaya dianggap baik.

  • Melanggar lalu lintas.
Kalau anak sudah paham rambu, ia belajar bahwa aturan boleh dilanggar.

  • Memikirkan kembali dan mengatur prioritas.
Apa yang di lakukan adalah yang dibutuhkan balita.

  • Pikirkan yang akan dilakukan.
Anak memperhatikan orangtuanya.

  • Buat aturan.
Bila bermaksud membentuk perilaku positif anak, tetapkan aturan apa yang tidak boleh dilakukannya.

  • Tak melakukan kekerasan, baik fisik, mental maupun verbal.
Hukuman fisik atau pelecehan secara verbal membangun anak menjadi sosok yang suka berkelahi.

  • Sesuaikan pengasuhan dengan usia anak.
Sadari perkembangan anak. Ia terus bertumbuh, dan usianya menentukan perilakunya.

  • Tidak memanjakan, bukan berarti tidak mencintai.
Anak butuh cinta bukan dimanjakan. Perilaku anak yang dimanja sama seperti anak yang tak dicintai, senang membuat keributan.

  • Konsisten.
Bila menetapkan aturan untuk anak, patuhi juga aturan yang dibuat sendiri. Kita melanggar, anak pun melakukannya.

  • Hargai dan hormati anak.
Bila ingin dihargai dan dihormati anak, hargai dan hormati mereka.

Beberapa hal diatas merupakan salah satu solusi pengasuhan anak. Memang ada beberapa hal yang mungkin kurang sesuai dengan apa yang diharapkan, namun tidak ada salahnya mencoba, bukan?

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.