Saturday, May 26, 2012

Impotensi, Penyebab dan Penanggulangan

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/05/impotensi-penyebab-dan-penanggulangan.html



Impotensi atau disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan menetap untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi dalam hubungan seks yang memuaskan. Ketidakmampuan menetap yang dimaksudkan adalah terjadinya gangguan ereksi atau menegangnya penis yang terjadi dalam kurun waktu lebih dari tiga bulan.

Gangguan ereksi yang dimaksud antara lain:

  • Ereksi kurang keras.
  • Penis menjadi lemas saat hubungan seks belum selesai.
  • Penis tidak mau menegang walaupun telah mendapat stimulasi yang cukup.
Dikarenakan beberapa hal tersebut diatas, berikut ini beberapa penyebab impotensi:

  • Minder.
Perasaan minder bisa disebabkan karena mempunyai perasaan bahwa ukuran penis yang dimiliki di bawah normal.

  • Cemas.
Perasaan cemas yang berlebihan, misalnya perasaan takut tidak dapat memuaskan pasangan, ukuran penis di bawah normal. Hal ini dapat menyebabkan terpicunya hormon negatif.

  • Kecelakaan.
Beberapa kecelakaan bisa memicu terganggunya fungsi seksual, misalnya kecelakaan yang menyebabkan hilangnya sebagian anggota tubuh.

Beberapa hal berikut ini bisa dijadikan pertimbangan dalam penanggulangan impotensi, yaitu:

  • Dukungan.
Apabila penyebab gangguan impotensi adalah faktor psikologi, seperti cemas dan minder, ada baiknya jika pasangan selalu membesarkan hati sang pria. Beri dukungan dan pengertian bahwa berapapun atau apapun yang telah dilakukan pasangan sudah memberikan kepuasan. Sebagaimana diketahui, perasaan cemas dan minder dapat memicu hormon cemas dan terjadi penyempitan pembuluh darah atau vasokonstriksi, sehingga aliran darah menuju penis terganggu. Terganggunya aliran darah dapat memicu subnormal ereksi pada pria.

  • Terapi.
Apabila penyebabnya adalah faktor fisik akibat kecelakaan atau terjadi ketidaknormalan dalam fungsi organ, ada baiknya melakukan terapi untuk mengembalikan fungsi penis agar bisa ereksi, seperti terapi tradisional atau secara medis.

No comments:

Post a Comment