Saturday, August 4, 2012

Gangguan Pencernaan


2 hari yang lalu datang berobat Ibu U, 50 tahun.
Keluhannya: perut kembung, sudah 2 hari tidak buang air besar.

Saat ditanya habis makan apa? Yang pedas-pedas? Ia membenarkan, saat sahur ia makan sambel terlalu banyak sehingga pencernaannya terganggu.

Pada pemeriksaan fisik : tekanan darah: normal, Jantung dan paru-paru : normal. Pada pemeriksaan Perkusi ( pemeriksan ketok ) pada dinding Perut tampak banyak angin ( meteorismus ), pada Auscultasi ( pemeriksaan dengar dengan alat Stetoskop ) terdengar bunyi usus bertambah.

Segera saya memberi Ibu U, sebuah tablet P ( obat Maag ) dan segelas air mineral, untuk mengeluarkan gas dalam Lambungnya. Setelah tablet itu ditelannya, tidak berapa lama kemudian terdengar suara ..ee.. dari mulut Ibu U. Ibu merasa lega sebab kembungnya sudah membaik.

Saya menyarankan agar saat makan tidak terlalu banyak makan sambal yang dapat menyebabkan gangguan Lambung ( yang mungkin peka terhadap pedas ). Saya memberikan resep obat berupa tablet Maag dan Multivitamin.

--

Pak S, 35 tahun mengeluh sudah 2 hari tidak buang air besar, tidak selera makan, tidak buang angin ( kentut, flatus ).

Saya bertanya apakah ia makan makanan yang terlalu pedas atau terlalu asam? Ia menjawab tidak.
Pertanyaan selanjutnya apakah ia mengalami Stres dalam rumah tangga atau di dalam pekerjaannya?
Pak S membenarkan bahwa ia mengalami adanya Stres yaitu beban pekerjaannya yang makin menumpuk dan sering dikerjakan di rumah juga, ia mengalami kurang tidur. Pengaruh Stres cukup besar terhadap kesehatan seseorang.

Stres dapat menyebabkan adanya gangguan tidur ( insomnia ), gangguan pencernaan ( irritable colon ), gangguan pernafasan ( ashma bronchiale ) dan lain-lain keluhan.

Saya memberikan resep obat kepada Pak S berupa tablet yang mengandung Enzym pencernaan untuk membantu pencernaannya, tablet penenang dan tablet Multivitamin.

Saya menyarankan kepada Pak S agar ia minta kepada atasannya seorang asisten untuk membantu meringankan beban pekerjaannya sehingga Stresnya berkurang atau hilang.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.